// <![CDATA[ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN FONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CIKALONG WETAN BANDUNG]]> Sri Hetty Susantin, Ir., M.Eng. Dosen Pembimbing 1 Naufal Roihan / 222017061 Penulis
Pertumbuhan proyek konstruksi di Indonesia berkembang pesat, tidak hanya di kota besar tetapi juga di daerah terpencil. Pembangunan konstruksi terdiri dari dua bagian utama: bangunan atas dan bangunan bawah. Fondasi, sebagai bagian dari bangunan bawah yang terletak di bawah permukaan tanah, berfungsi untuk menyalurkan beban bangunan di atasnya ke lapisan tanah yang mampu mendukung beban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas daya dukung dan penurunannya dengan perhitungan secara analitis dari setiap metode yang digunakan. Berdasarkan analisis fondasi tiang pancang pada proyek RSUD Cikalong Wetan Bandung dengan dimensi tiang 0.25 m x 0.25 m x 24 m, diperoleh beberapa kesimpulan. Hasil analisis daya dukung tiang pancang tunggal dari data sondir menggunakan metode Schmertmann Nottingham dan Aoki De Alencar menunjukkan perbedaan persentase dengan uji PDA lapangan, yakni 36.7% untuk titik pile 110, 46.4% untuk titik pile 132, dan 35.4% untuk titik pile 380. Analisis kalendering menggunakan metode Danish dan ENR menghasilkan nilai daya dukung yang memiliki perbedaan persentase kecil dengan uji PDA, antara 0.3% hingga 16.6%. Penggunaan program PLAXIS 2D menunjukkan perbedaan persentase 1.8% hingga 15.3% dengan uji PDA. Daya dukung kelompok tiang yang dihitung menggunakan metode Converse Labarre Formula bervariasi dari 129.5 ton untuk satu tiang hingga 550 ton untuk lima tiang. Penurunan tiang berdasarkan uji sondir dan PLAXIS menunjukkan hasil penurunan yang mendekati hasil uji PDA, yakni 13.1 mm hingga 24.8 mm. Secara keseluruhan, hasil perhitungan mendekati hasil pengujian lapangan, menunjukkan daya dukung yang aman