// <![CDATA[PENENTUAN KESEIMBANGAN BEBAN KERJA BERDASARKAN FULL TIME EQUIVALENT (FTE)]]> 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 LUKMAN HASBI ARIFIN / 132020042 Penulis
Kana Konveksi Bandung merupakan usaha yang bergerak dibidang konveksi pakaian. Permasalahan yang terjadi terdapat operator cutting mengalami menganggur lebih lama saat pekerjaannya selesai, sedangkan operator sablon dan finishing tidak memiliki waktu menganggur sehingga menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan beban kerja. Full Time Equivalent dapat menentukan jumlah pekerja dan beban kerja. Hasil perhitungan diperoleh jumlah pekerja aktual sebanyak 11 orang mengalami beban kerja berlebih. Penyesuaian dilakukan dengan menambahkan jumlah tenaga kerja menjadi 17 orang beban kerja yang diperoleh seimbang. Berdasarkan perhitungan hasil produksi 17 orang dengan jam kerja regular tidak mencapai target permintaan, dilakukan penyesuaian antara menambah jam kerja lembur dengan menambah jumlah pekerja dapat mencapai target permintaan. Biaya yang dikeluarkan menambah jam lembur sebesar Rp 58.620.000 sedangkan menambah jumlah pekerja sebesar Rp 66.300.000, alternatif yang dipilih dalam mencapai keseimbangan beban kerja dan target permintaan terpenuhi yaitu menambah jam kerja lembur dengan total pekerja 17 orang.