// <![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN PLTS SISTEM ON GRID UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN LISTRIK DARI PLN DI F&S DIGITAL PRINTING]]> 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 WILDAN NULPAUJI / 132020077 Penulis
Pertumbuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring berjalannya waktu, sehingga cadangan energi fosil atau batu bara akan habis. Selain itu juga energi berbasis fosil tidak ramah lingkungan karena menghasilkan emisi gas (CO2) yang tinggi dan berdampak buruk bagi lingkungan. Penggunaan energi surya menjadi solusi, karena energi surya dapat digunakan untuk menggantikan energi fosil. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan dan membandingkan pengeluaran biaya antara menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dan tanpa PLTS. PLTS direncanakan untuk dapat mensuplai energi sebesar 85,117 kWh dengan sistem on-grid. Hasil dari perencanaan menghasilkan luas area untuk penempatan panel surya seluas 82,5 m2 dengan daya yang dibangkitkan 18.060 Wp. PLTS pada F&S Digital Printing dapat menghasilkan energi listrik sebesar 92,102 kWh/hari dan 33.617,23 kWh/tahun. Pembayaran energi listrik untuk tahun pertama bisa mencapai Rp. 68.408.803 dan setelah menggunakan panel surya untuk tahun pertama bisa menghemat pembayaran listrik sebesar Rp.15.956.646. Analisis kelayakan dilakukan dengan menggunakan Net Present Value (NPV) yang menghasilkan Rp. 1.109.213.552 sedangkan hasil Internal Rate of Return (IRR) sebesar 23,31%, dan Discounted Payback Periode (DPP) 6 tahun 2 bulan yang artinya pendirian panel surya layak dilaksanakan. Kata kunci: Analisis kelayakan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sistem on-grid, mengurangi penggunaan listrik