// <![CDATA[PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN EPS GEOFOAM SEBAGAI PENGGANTI MATERIAL TIMBUNAN PADA EXIT TOL PURBALEUNYI KM 106 DENGAN PENDEKATAN PLAXIS 3D]]> Andreas Hastiavin Habib Cahya / 222019180 Penulis 0422087303 - Dr. techn. Indra Noer Hamdhan, ST., MT. Dosen Pembimbing 1
Jalan tol merupakan salah satu sarana transportasi yang sedang masif dibangun di Indonesia. Jalan tol adalah sebuah jaringan jalan yang bersifat bebas hambatan dimana hal ini dapat mempermudah masyarakat untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Pada kasus pembangunan jalan Tol Purbaleunyi pada area akses masuk menuju jalan tol yaitu pada KM 106 ditemukan tanah lunak dengan kedalaman 20 meter dalam hal ini tanah diperlukan perbaikan tanah untuk memperbaiki kondisi tanah agar layak dan aman untuk dibangun sebuah struktur diatasnya, oleh karena itu dipilih perbaikan tanah menggunakan EPS geofoam untuk mengatasi masalah tanah lunak pada penelitian ini. Dalam penelitian ini menyajikan suatu analisis menggunakan program PLAXIS 3D dengan melakukan variasi material timbunan (tanah, EPS 15, EPS 30) dan ketinggian timbunan (2 m, 4 m, 6 m, 8 m, 10 m) . Berdasarkan hasil analisis EPS geofoam EPS 15 dapat mereduksi penurunan tanah sebesar 73,21% - 95,06% sedangkan pada jenis EPS 30 dapat mereduksi penurunan tanah sebesar 73,05% - 94,82%. Selain penurunan EPS geofoam mampu menaikkan nilai SF pada EPS 15 didapatkan kenaikan nilai safety factor untuk timbunan tinggi 2 m – 10 m adalah 504,04% – 865,75% dan pada EPS 30 didapatkan kenaikan nilai safety factor untuk timbunan dengan tinggi 2 m – 10 m sebesar 486% – 1044%. Pada penelitian ini didapatkan bahwa tinggi timbunan yang cocok untuk menggunakan EPS geofoam adalah tinggi timbunan 6 m – 10 m.