// <![CDATA[STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS PRODUK KAIN MOTIF MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PT. KREASI PERMATA SINERGI]]> MANDA DWINITA / 132020143 Penulis 421067501 - Yoanita Yuniati, ST., S.Psi., MT. Dosen Pembimbing 1
PT. Kreasi Permata Sinergi memiliki masalah dalam tingkat kecacatan pada kain motif yaitu sebesar 5,58% dengan toleransi sebesar 2% untuk perbulannya. Berdasarkan hal itu, penelitian ini dilakukan identifikasi terhadap potensi terjadinya cacat dan menentukan prioritas strategi perbaikan berdasarkan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Output dari metode FMEA adalah urutan jenis cacat dari nilai RPN yang tertinggi hingga terendah. Tiga jenis cacat dengan nilai tertinggi adalah noda tinta, cacat pada material kain, dan cacat pada material kertas. Tiga jenis cacat tersebut dianalisis lebih lanjut menggunakan diagram fishbone, kemudian ditentukan strategi perbaikannya. Terdapat lima strategi perbaikan yang diperoleh yaitu pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan mesin print, perawatan mesin secara berkala seperti deep cleaning dan uji kelayakan fungsi mesin, pembuatan jadwal shift operator, penggunaan pelapis berbahan plastik untuk alas tempat penyimpanan kain, dan pembuatan panduan terkait jenis kertas yang sesuai dengan jenis tinta. Kelima strategi perbaikan tersebut diprioritaskan menggunakan metode AHP. Prioritas strategi perbaikan yang terpilih yaitu pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan mesin print. Strategi tersebut telah diterapkan di perusahaan sehingga operator mesin print dapat memahami alur penggunaan mesin print sebelum mengoperasikannya langsung. Dengan demikian, penerapan SOP penggunaan mesin print dapat mengurangi frekuensi terjadinya kegagalan diperiode selanjutnya. Kata Kunci : Perbaikan Proses, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan Analytical Hierarchy Process (AHP)