// <![CDATA[PEMETAAN RISIKO BAHAYA RUTE JALAN PUNCLUT-LEMBANG]]> 0423067401 - Bernadinus Herbudiman, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD ALAN MAULANA / 222019270 Penulis
Punclut merupakan salah satu jalan alternatif dari Bandung menuju Lembang. Jalan alternatif Punclut ini lebih sempit dari jalan utama, namun volume kendaraan yang melewati jalan ini cukup ramai. Kondisi perlengkapan jalan dan geometri jalan berupa turunan/tanjakan dan tikungan mempengaruhi pengendara saat melalui ruas jalan alternatif Punclut ini. Sehingga banyak kendaraan yang mogok dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan karena rem blong dan kecelakaan akibat adanya kondisi jalan yang berlubang. Untuk meningkatkan tingkat keselamatan di rute jalan alternatif Punclut ini perlu dilakukan identifikasi bahaya kemudian dilakukan penilaian risiko untuk memberikan informasi kepada para pengguna jalan alternatif Punclut, dan usulan penanganan sebagai upaya penanganan. Titik awal penelitian STA 0+000 berada pada Jl.Punclut (persimpangan Jl.Punclut-Jl. Rereongan Sarupi) dan titik akhir penelitian berada di Jl.Cijeruk Lembang (simpang 5 pasar panorama Lembang). Penilaian tingkat risiko kecelakaan dibagi menjadi 3 (tiga) segmen. Segmen 1 (STA 0+000-STA 2+200), segmen 2 (STA 2+200-STA 4+100), segmen 3 (STA 4+100-STA 5+600). Analisis yang digunakan dengan metode Pemeringkatan Bintang (Star Rating). Dari 3 (tiga) segmen, terdapat 1 (satu) segmen dengan kategori jalan paling berisiko terjadi kecelakaan yaitu segmen 3 (STA 4+100 – STA 5+600) dan 2 (dua) segmen dengan kategori jalan yang dianggap sudah berkeselamatan yaitu segmen 1 (STA 0+000- STA 2+200) dan segmen 2 (STA 2+200-STA 4+100). Terdapat alternatif rekomendasi penanganan yaitu perbaikan teknis seperti perlu adanya marka bertekstur,penambahan rambu dan juga lebar bahu diperkeras.