// <![CDATA[TINJAUAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN PCI GIRDER BETON DENGAN GEOMETRIK LENGKUNG HORIZONTAL]]> 0403046802 - Euneke Widyaningsih, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD DAFFA FATIH PRATAMA / 222020032 Penulis
Peningkatan sarana transportasi, khususnya jembatan, sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Jembatan berfungsi menghubungkan tempattempat terpisah, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di suatu daerah. Penelitian ini fokus pada Jembatan Layang Nurtanio di Kota Bandung, sebuah flyover melengkung horizontal yang menggunakan beton prategang dengan struktur gelagar. Jembatan ini, dibangun untuk mendukung kereta cepat Jakarta-Bandung dan mengatasi kemacetan. Analisis kapasitas struktur atas jembatan dilakukan menggunakan software Midas Civil, dengan acuan pembebanan SNI 1725:2016. Hasil analisis menunjukkan nilai tegangan aksial sebesar 7340 kN/m², yang lebih rendah dari kapasitas tegangan izin sebesar 20250 kN/m². Lendutan maksimal yang diperoleh adalah 9,103 mm, jauh di bawah kapasitas izin sebesar 32 mm. Momen terbesar tercatat sebesar 10.430,45 kNm, dibandingkan dengan kapasitas momen 24.212 kNm. Perbandingan nilai antara pemodelan dengan dan tanpa beban sentrifugal menunjukkan perubahan minimal, dengan tegangan sebesar 7340 kN/m² (tanpa perubahan signifikan), lendutan dengan beban sentrifugal 9,103 mm, tanpa beban sentrifugal sebesar 9,096 mm (selisih 0,007 mm), dan momen dengan beban sentrifugal sebesar 10.430,45 kNm dan yang tidak menggunakan beban sentrifugal dengan nilai sebesar 10.423,05 kNm (selisih 7,4 kNm). Semua hasil analisis menunjukkan bahwa jembatan berada dalam kategori aman, dengan nilai-nilai yang berada di bawah kapasitas izin. Penelitian ini juga menyarankan peninjauan lebih lanjut pada tulangan plat untuk meningkatkan akurasi serta perbandingan dengan tipe jembatan prategang lainnya