// <![CDATA[PEMBUKTIAN KEJAHATAN SIBER AKIBAT ARP SPOOFING PADA JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE NETWORK FORENSIC]]> 0420106301 - Dr. Ir. Winarno Sugeng, M.Kom. Dosen Pembimbing 1 Muhammad Malvi Yuriawan / 152017004 Penulis
Serangan siber menjadi sebuah ancaman bagi setiap pengguna perangkat, khususnya perangkat yang terkoneksi jaringan internet. Serangan siber adalah kegiatan illegal pada suatu jaringan komputer yang bertujuan untuk mendapat keuntungan dari satu pihak. pada tahun 2023 serangan siber di Indonesia mencapai 390 juta. Hal ini menjadi hal yang berbahaya karena diketahui serangan siber dapat mengakibatkan kerugian bagi pengguna seperti masalah privasi, keamanan data dan Kesehatan perangkat. 5 serangan yang umum digunakan yaitu malware, phising, DDOS , MITM, dan zero-day. Hal ini menjadi sebuah masalah karena hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian bagi sistem yang diserang seperti kehilangan data maupun kerusakan perangkat keras . Maka dibutuhkan sebuah laporan hasil serangan siber agar dapat dilakukan pembuktian terhadap serangan siber yang terjadi. Network forensics (forensik jaringan) salah satu metode yang digunakan untuk menemukan sumber serangan keamanan atau masalah kejadian lainnya. Kekuatan dari forensik adalah memungkinkan analisis dan mendapatkan kembali fakta dan kejadian dari lingkungan, karena fakta mungkin saja tersembunyi. Dengan hasil forensik maka kita dapat menghasilkan bukti serangan ARP spoofing dan dijadikan sebagai dokumen barang bukti serangan siber. Kata kunci: ARP Spoofing, Network Forensics, MAC, IP