// <![CDATA[PERBANDINGAN KINERJA OPERASIONAL DAN TINGKAT PELAYANAN TRANS METRO PASUNDAN DAN TRAVEL DALAM RUTE BANDUNG - JATINANGOR]]> 0418068703 - Barkah Wahyu Widanto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 DANIEL FERNANDO SITEPU / 222020111 Penulis
Peningkatan penduduk Kota Bandung mengakibatkan peningkatan pada aktivitas dan mobilitas masyarakat di Kota Bandung dan permintaan layanan transportasi publik yang efisein dan terjangkau. Pemerintah Kota Bandung telah mengembangkan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang dikenal sebagai Trans Metro Pasundan (TMP). Disisi lain adapun layanan Travel yang menjadi salah satu pilihan transportasi. Kedua moda transportasi menawarkan keunggulan dan layanan dengan karateristik yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja operasional serta tingkat kepuasan pengguna antara layanan TMP koridor 5D dan travel pada rute Bandung-Jatinangor. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan survei lapangan untuk mendapatkan data kinerja operasional dari kedua layanan dan dilakukan penyebaran kuesioner terhadap 100 responden untuk mengetahui kepuasan pengguna terhadap layanan TMP dan travel. Analisis yang digunakan adalah dengan metode Customer Satisfacation Index (CSI) dan untuk kinerja operasional dengan merujuk pada SK Dirjen No.687/AJ.206/DRJD/2002. Hasil dari analisis tingkat kepuasan dengan metode CSI, didapatkan nilai tingkat kepuasan pada TMP sebesar 70,25% menandakan pengguna sudah puas dengan pelayanan yang diberikan, namun terdapat nilai CSI terendah yaitu sebesar 58,6% pada item pertanyaan ke-9 “Ketersediaan pembayaran non tunai dan tunai”. Nilai kepuasan terhadap travel sebesar 81,54% menandakan pengguna sudah merasa sangat puas. Pada kinerja operasioanal hasil penelitian menunjukkan rata-rata faktor muatan penumpang TMP sebesar 28,6% dan travel sebesar 33,9% yang idealnya pada Pedoman Direktorat Jendral Perhubungan Darat adalah 70%. Sementara itu, waktu tunggu penumpang, waktu antara, kecepatan perjalanan dan waktu perjalanan telah sesuai dengan Pedoman Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan antara kualitas pelayanan dan kinerja operasional, dimana terhadap kinerja operasional travel menawarkan kecepatan dan waktu perjalanan yang lebih cepat dan singkat, serta tingkat kepuasan travel lebih tinggi dari tingkat kepuasan TMP