// <![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR KETERLAMBATAN PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN RODA DUA RANCAMANYAR DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA)]]> 0420047201 - Katarina Rini Ratnayanti, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 NUR NABILA / 222020142 Penulis
Pada proyek Pembangunan Jembatan Roda Dua Rancamanyar proyek ini mengalami keterlambatan dari kontrak selama 55 hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan Fault Tree Analysis untuk mengidentifikasi faktor keterlambatan proyek, mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap keterlambatan waktu pelaksanaan proyek, dan mengetahui pengaruh faktor keterlambatan lebih besar terhadap kontraktor atau terhadap owner. Metodologi penelitian yang digunakan adalah fault tree analysis dengan alat pengumpul data berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan yang mengalami keterlambatan yaitu pada pekerjaan minggu ke 4 (keterlambatan owner dalam membuat keputusan, cuaca, dan kondisi tanah), pekerjaan minggu ke 7, 9 dan 10 (tenaga kerja baru, cuaca, dan spesifikasi dan gambar), pekerjaan minggu ke 11 dan 12 (tenaga kerja baru, tempat penyimpanan material, dan cuaca) dan pekerjaan minggu ke 13 (tenaga kerja baru, cuaca, dan tempat penyimpanan material). Dari hasil penelitian menggunakan metode fault tree analysis didapatkan ada 4 (empat) top event dengan 7 intermediate level 1, 27 intermediate level 2 dan 39 basic event. Dari 18 (delapan belas) faktor keterlambatan berpengaruh lebih besar terhadap kontraktor terdiri dari 13 (tiga belas) faktor dan 5 (lima) faktor yang tersisa memiliki pengaruh yang sama besar terhadap kontraktor dan owner.