// <![CDATA[ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CLASSIFICATION AND REGRESSION TREES (CART) UNTUK EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KABUPATEN TANGERANG]]> 0420016601 - Dr. Hary Nugroho, Ir., M,T. Dosen Pembimbing 1 GHEO DAMAI RAMADHAN / 232020014 Penulis
Kabupaten Tangerang terletak di bagian Timur Provinsi Banten. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Tigaraksa, dengan luas kurang lebih 103.454 Ha. Pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah penduduk meningkatkan kebutuhan akan lahan terbangun yang menyebabkan perubahan tutupan lahan. Maka dari itu Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dibutuhkan bagi pemerintah maupun masyarakat untuk dijadikan pedoman pemanfaatan lahan. Perubahan tutupan lahan adalah perubahan yang terjadi terhadap gambaran obyek di permukaan bumi yang diperoleh dari sumber data terpilih dan dikelompokkan ke dalam kelas-kelas penutupan yang sesuai dengan kebutuhannya. Salah satu teknik untuk pemantauan data perubahan tutupan lahan yaitu pengindraan jauh. Google Earth Engine merupakan salah satu platform yang dapat digunakan untuk pengolahan citra dan mendapatkan informasi tutupan lahan. Citra Sentinel-2A serta metode klasifikasi terbimbing (supervised) dengan algoritma Classification and Regression Trees (CART) digunakan dalam melakukan penelitian ini, dan pada penelitian ini dianalisis perubahan tutupan lahan dan kesesuaiannya dengan RTRW. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan perubahan tutupan lahan yang mengalami tren positif pada rentang periode tahun 2019 dan 2023 yaitu lahan terbangun dan lahan terbuka. Sedangkan perubahan tutupan lahan yang mengalami tren negatif yaitu vegetasi dan badan air. Berdasarkan hasil klasifikasi tutupan lahan memiliki overall accuracy yang cukup tinggi yaitu 89,36% pada tahun 2019 dan 90,29% pada tahun 2023. Berdasarkan hasil untuk kesesuaiannya dengan RTRW mengalami tren positif yang tidak begitu signifikan yaitu kenaikan kesesuaian tutupan lahan dan RTRW sebesar 18,94 Km² atau dalam persentase sebesar 1%