ESTIMASI CANOPY HEIGHT MODEL (CHM) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1A
Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan unggulan bagi negara Indonesia yang memegang peranan penting dalam sektor pertanian khususnya sektor perkebunan, karena tanaman kelapa sawit merupakan salah satu jenis tanaman penghasil minyak yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk membantu perekonomian masyarakat, oleh sebab itu perlu adanya perencanaan dan pengelolaan yang menunjang produktivitas kelapa sawit, salah satu parameter untuk memproduksi kelapa sawit yaitu mengidentifikasi ketinggian dengan Canopy Height Model (CHM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi ketinggian kelapa sawit menggunakan citra satelit Sentinel-1A dengan memanfaatkan metode InSAR, serta menghitung tingkat akurasi berdasarkan data lapangan. Hasil yang diperoleh berupa ketinggian kelapa sawit sesuai dengan masing-masing blok perkebunan kelapa sawit. Untuk kelapa sawit di umur 1 – 22 tahun memiliki ketinggian berkisar 1.442 – 14.756 meter, dimana tinggi pohon yang terendah berada pada umur 1 tahun dengan nilai 1.442 meter, sedangkan tinggi pohon yang tertinggi berada pada umur 22 tahun dengan nilai 14.756 meter, dan nilai koefisien determinasi (r²) adalah 0.90. Berdasarkan uji ketelitian geometri citra satelit, dengan rata-rata selisih antara pengolahan citra satelit dengan data lapangan secara geometri RMSE sebesar 5.615 meter
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).ESTIMASI CANOPY HEIGHT MODEL (CHM) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1A ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.ESTIMASI CANOPY HEIGHT MODEL (CHM) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1A ().Teknik Geodesi:FTSP,2024.Text
MLA Style
.ESTIMASI CANOPY HEIGHT MODEL (CHM) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1A ().Teknik Geodesi:FTSP,2024.Text
Turabian Style
.ESTIMASI CANOPY HEIGHT MODEL (CHM) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1A ().Teknik Geodesi:FTSP,2024.Text