PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SPAM GEDEBAGE TAHAP 1 TAHUN 2024-2026
Pada 2018, PERUMDA Tirtawening merencanakan program untuk peningkatan pelayanan air minum di wilayah zona Gedebage dengan membangun IPA Cikalong dengan kapasitas debit sebesar 700 liter/detik. Pada tahap awal, debit yang direncanakan baru terserap sebanyak 400 liter/detik dan sisa debit sebanyak 300 liter/detik belum dapat dialirkan ke wilayah zona Gedebage, Tujuan dari tugas akhir ini adalah merencanakan jaringan distriusi berdasarkan debit yang dialokasikan dari SPAM Gedebage sebesar 300 liter/detik ke Kiaracondong dan Antapani (PW 3). Pelayanan dilakukan secara bertahap sampai jumlah pelanggan wilayah zona Gedebage memenuhi dan atau pelayanan dari IPA Badaksinga dapat memenuhi kembali kebutuhan air minum daerah tersebut. Selain itu dilakukan juga prediksi konsentrasi sisa khlor pada distribusi sampai ke titik terjauh pelayanan. Salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan mengalihfungsikan pipa transmisi IPA Cikalong-IPA Badaksinga menjadi pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) sebagai upaya untuk memenuhi sebagian PW 3 dari IPA Badaksinga PERUMDA Tirtawening. Pada simulasi kali ini menggunakan EPANET 2.2 untuk mengetahui hasil kriteria hidrolis yang nantinya akan dibandingkan dengan Permen PUPR No. 27 Tahun 2016 untuk dilakukannya pengoptimalan aspek kuantitas dan kontinuitas pada jaringan distribusi. Hasil simulasi tersebut menunjukan bahwa diperlukan pergantian diameter pipa yang lebih besar di wilayah perencanaan untuk mengurangi tingkat headloss pada jaringan distribusi. Pada perencanaan ini dibuat tiga alternatif, dimana alternatif satu hanya dilakukan pergantian jenis pipa, alternatif dua dilakukan pengecilan diameter pipa, dan alternatif tiga dilakukan pembesaran diameter pipa. Alternatif yang terpilih untuk perencanaan ini yaitu alternatif tiga. Dalam aspek kualitas air minum. Prediksi konsentrasi sisa khlor yang direncanakan yaitu 0,8 mg/l dan hasil dari simulai sisa khlor pada wilayah perencaan yaitu sekitar 0,43-0,57 mg/l pada simulasi 24 jam dan waktu tempuh yang diperlukan sisa khlor sampai ke pelayanan terjauh yaitu selama 653,33 menit. Biaya yang dibutuhkan untuk perencanaan ini yaitu sebesar Rp10.775.451.000,00. Kata kunci: SPAM, Jaringan Distribusi, Air Minum, Sisa Khlor, EPANET 2.2
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SPAM GEDEBAGE TAHAP 1 TAHUN 2024-2026 ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SPAM GEDEBAGE TAHAP 1 TAHUN 2024-2026 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2024.Text
MLA Style
.PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SPAM GEDEBAGE TAHAP 1 TAHUN 2024-2026 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2024.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI SPAM GEDEBAGE TAHAP 1 TAHUN 2024-2026 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2024.Text