// <![CDATA[IDENTIFIKASI BANJIR ROB DI KOTA SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH BERBASIS CITRA SATELIT SENTINEL-1 MENGGUNAKAN METODE CHANGE DETECTION]]> 0410038206 - Thonas Indra Maryanto, S.Kel., M.T. Dosen Pembimbing 1 ALFITRA ITSAR ZULFIKAR / 232020060 Penulis
Banjir rob telah menjadi masalah umum di wilayah pantai utara Kota Semarang yang sudah berlangsung dalam 30 tahun terakhir. Banjir tersebut terjadi pada bulan Desember hingga Februari dan Mei hingga Juli. Wilayah Kota Semarang yang sering terdampak banjir rob yaitu Kecamatan Semarang Utara, Semarang Timur, dan Genuk. Adanya banjir rob di Kota Semarang menyebabkan struktur kota melemah secara berkala. Kerugain akibat banjir rob juga membebani pemerintah dalam tahap pemilihan dengan mengadakan pembiayaan pemilihan yang masih menjadi tanggung jawab pemerintah. Penelitian ini dilakukan identifikasi banjir rob menggunakan teknologi pengindraan jauh. Data citra yang digunakan adalah Sentinel-1, memiliki kemampuan mendeteksi banjir dengan mudah. Wilayah studi meliputi Kecamatan Gayamsari, Genuk, Semarang Barat, Semarang Tengah, Semarang Timur, Semarang Utara, dan Tugu. Metode yang digunakan adalah metode change detection. Hasil penelitian ini menunjukkan luas banjir yang terjadi pada 10 Desember 2020 mencakup 4.032,898 ha dengan persentase ketelitian keseluruhan sebesar 71,836 %. Luas banjir yang terjadi pada 21 Juni 2023 mencakup 3.801,986 ha dengan persentase ketelitian keseluruhan sebesar 80,748 %