// <![CDATA[KAJIAN POTENSI PENERAPAN PRINSIP 4R (REDUCE, REUSE, RECYCLE, RECOVERY) PADA PABRIK ROTI X DI KOTA BANDUNG]]> 0403017701 - Iwan Juwana S.T., M.E.M., Ph.D Dosen Pembimbing 1 DINDA DWI PARAMITA / 252018111 Penulis
Proses produksi roti di Pabrik Roti X menghasilkan buangan berupa limbah padat, cair, dan gas. Pabrik tersebut telah menerapkan prinsip pengelolaan limbah dengan cara menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang (recycle) sebagian limbahnya. Pabrik ini berpotensi untuk melakukan melakukan pengelolaan limbah yang lain seperti mengurangi timbulan limbah (reduce) dan memperbaiki proses produksi dan lingkungan kerja (recovery) sehingga tercipta peningkatan kualitas pada aspek lingkungan, kualitas produk, dan keamanan karyawan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan identifikasi neraca massa dan evaluasi pada proses produksi dan lingkungan kerja Pabrik Roti X guna menentukan alternatif penerapan 4R (reduce, reuse, recycle, recovery) serta menentukan prioritas penerapan 4R dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian berdasarkan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan. Prioritas penerapan 4R secara berturut-turut yaitu mengurangi panjang kemasan roti kopyor, menggunakan kembali sisa adonan, kopyor, dan sisa irisan roti kopyor, menjual sisa kemasan, dan roti kedaluwarsa ke pengepul, bank sampah, dan peternak untuk didaur ulang, penggunaan sepatu anti slip bagi seluruh karyawan, menambah jumlah rak untuk loyang atau melakukan pemilahan dan pembelian wadah sampah, penggunaan alat pengemas roti otomatis, penggunaaan masker bagi seluruh karyawan, penggunaan pemanas ruangan dan pelembap udara di ruang fermentasi, pembangunan IPAL komunal, penggunaan alat pemotong roti otomatis, penggunaan tirai plastik, pergantian oven LPG menjadi oven listrik atau pencucian loyang menggunakan sabun dan air panas. Kata Kunci: pengurangan limbah, penggunaan kembali, daur ulang, pemulihan, prinsip 4R