// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENGURANGAN FOOD WASTE DI KAWASAN PERDAGANGAN DAN JASA KOTA BANDUNG]]> 0416087701 - Siti Ainun , S.T., S.Psi, M.Sc Dosen Pembimbing 1 FAHDA FARAH RISTANTI / 252019003 Penulis
Food waste menjadi salah satu masalah yang dialami di berbagai daerah, salah satunya Kota Bandung yang menghasilkan timbulan food waste sekitar 40,33%, sehingga bisa dijadikan target pengurangan sampah untuk memenuhi target JAKSTRANAS sebesar 30% pada tahun 2025. Salah satu sumber food waste berasal dari kawasan perdagangan dan jasa khususnya dari sumber Hotel, Restoran, dan Pasar. Oleh karena itu, perencanaan ini dilakukan untuk membuat desain sistem pengurangan food waste di kawasan perdagangan dan jasa. Desain sistem didapatkan melalui pendekatan penetapan wilayah pelayanan (WP), berdasarkan hasil overlay data SHP dari instansi terkait. Luas kawasan perdagangan dan jasa dibagi menjadi dua, yaitu luas area terpusat 3094.34 Ha dan luas tersebar 47.85 Ha, dengan total seluas 3142,57 ha. Timbulan food waste didapatkan dari hasil pengukuran langsung dilapangan selama 8 hari untuk kawasan perdagangan dan jasa sebesar 2808.78 ton/h, dengan persentase komposisi food waste sebesar 68,91%. Perencanaan desain sistem pengurangan sampah difokuskan pada kawasan prioritas, yaitu di Kecamatan Coblong dengan luas perdagangan dan jasa sebesar 161,93 Ha, dibagi menjadi 8 WP dengan dilakukannya peningkatan kapasitas maksimal seluruh tempat pengolahan dan penampungan eksisting. Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan pembangunan TPST baru dengan sistem pengolahan food waste berbasis BSF. Kata Kunci: Sistem Pengurangan, Food Waste, Kawasan Perdagangan Dan Jasa, HOREPA