TEKNOLOGI PEMEKATAN RENDAH ENERGI PADA LARUTAN LITHIUM CHLORIDA MENGGUNAKAN DIFFUSER ULTRASONIK
Kristalisasi merupakan metode pemisahan campuran berdasarkan kelarutannya. Proses kristalisasi melibatkan penguapan pelarut air sehingga material terlarut melewati konsentrasi jenuhnya dan mengkristal. Proses penguapan pelarut air yang biasanya memakai pemanasan pada titik boiling pointnya akan digantikan dengan mengontakkan droplet larutan dengan udara kering. Teknologi ultrasound akan diaplikasikan untuk menciptakan droplet yang berukuran mikron sehingga transfer massa dan panas akan berjalan lebih baik. Pada percobaan kristalisasi dengan menggunakan bantuan ultrasonik, campuran yang digunakan adalah lithium klorida (LiCl) 6000 ppm. 100 ml litium klorida (LiCl) dimasukkan kedalam diffuser hingga LiCl berubah menjadi mist. Mist yang terbentuk kemudian di kristalisasi menggunakan udara panas hingga suhu mencapai 65oC. Variasi yang digunakan pada percobaan ini yaitu variasi suhu 65oC, 75oC, dan 85 oC dengan variasi laju alir 7,5 L/min, 7 L/min, dan 6,5 L/min. Dari proses kristalisasi ini akan dihasilkan ukuran kristal litium, kenaikan tekanan pada tempat terjadinya reaksi, mist yang dihasilkan setiap run dan pengaruh kecepatan kristalisasi. Kata Kunci : energi rendah, , evaporasi, lithium, pengkabutan, ultrasonic diffuser.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).TEKNOLOGI PEMEKATAN RENDAH ENERGI PADA LARUTAN LITHIUM CHLORIDA MENGGUNAKAN DIFFUSER ULTRASONIK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.TEKNOLOGI PEMEKATAN RENDAH ENERGI PADA LARUTAN LITHIUM CHLORIDA MENGGUNAKAN DIFFUSER ULTRASONIK ().Teknik Kimia:FTI,2024.Text
MLA Style
.TEKNOLOGI PEMEKATAN RENDAH ENERGI PADA LARUTAN LITHIUM CHLORIDA MENGGUNAKAN DIFFUSER ULTRASONIK ().Teknik Kimia:FTI,2024.Text
Turabian Style
.TEKNOLOGI PEMEKATAN RENDAH ENERGI PADA LARUTAN LITHIUM CHLORIDA MENGGUNAKAN DIFFUSER ULTRASONIK ().Teknik Kimia:FTI,2024.Text