PEMETAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUKAHAJI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING
Permukiman kumuh merupakan sebuah area yang kualitas lingkungannya bertaraf rendah, baik dari segi fisik, sosial, ekonomi, maupun budaya. Penghuni dari area ini cenderung didominasi oleh penduduk dengan taraf kesejahteraan rendah, yang dipicu oleh kuantitas penduduk hunian yang berlebih dan fasilitas yang tidak memadai untuk kebutuhan masyarakat. Banyak pendatang menganggap kedatangan mereka ke kota sebagai langkah sementara untuk mencari peruntungan dan memperbaiki kondisi ekonominya. Tumbuh kembang permukiman kumuh (slum area) secara tidak terduga (spontan) dan tanpa aturan, hampir berlangsung di seluruh kota besar di Indonesia. Satu dari sekian wujudnya terjadi di Kota Bandung, tepatnya di Kecamatan Babakan Ciparay Kelurahan Sukahaji. Menurut Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandung (DPKP), luas permukiman kumuh di Kelurahan Sukahaji memiliki persentasi kekumuhan paling tinggi berdasarkan seluas 30,85 Ha dan belum pernah ada penanganan dari pihak pemerintah maupun swasta. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Sukahaji Berdasarkan Pengelompokannya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan analisis Cluster dengan pendekatan K-Means Clustering. Hasil analisis menyebutkan bahwa terdapat 3 cluster di kawasan permukiman kumuh Kelurahan sukahaji. Cluster 1 memiliki anggota sebanyak 14 anggota, cluster 2 memiliki anggota terbanyak sejumlah 41 anggota, dan cluster 3 memiliki anggota paling sedikit sebanyak 3 anggota. Cluster 1 memiliki karakteristik paling baik dibandingkan dengan 2 cluster lainnya, meskipun begitu luas lahan illegal terbesar ada di cluster 1 yaitu di RW 4 RT 8 seluas 2,94 Ha. Cluster 2 memiliki karakteristik yang cukup stabil pada setiap variabel nya, anggota cluster 2 pun paling banyak diantara 2 cluster lainnya. Sedangkan cluster 3 yang berjumlah 3 anggota adalah cluster yang karakteristiknya paling buruk di setiap variabel nya seperti titik genangan air terbanyak, kepadatan penduduk paling padat tapi persentase jumlah penduduk ideal berdasarkan tingkat pendidikan dengan jumlah penduduk berdasarkan umur masih rendah. Kata kunci: Permukiman Kumuh, Cluster, Karakteristik
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).PEMETAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUKAHAJI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PEMETAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUKAHAJI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING ().Teknik Planologi:FTSP,2024.Text
MLA Style
.PEMETAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUKAHAJI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING ().Teknik Planologi:FTSP,2024.Text
Turabian Style
.PEMETAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUKAHAJI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING ().Teknik Planologi:FTSP,2024.Text