PENGARUH BAGIAN TANAMAN, LOKASI TUMBUH DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK NILAM
Minyak nilam adalah salah satu komoditi andalan ekspor non-migas Indonesia. Kebutuhan dunia terhadap minyak nilam ± 75 % berasal dari Indonesia. Minyak nilam umumnya digunakan sebagai bahan baku dalam industri parfum, kosmetik, sabun, bahan insektisida alami serta antiseptik. Untuk memenuhi permintaan minyak nilam dunia terhadap Indonesia, perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan rendemen dan mutu minyak nilam. Salah satu upaya untuk meningkatkan rendemen dan mutu minyak nilam adalah melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh bagian tanaman. lokasi tumbuh dan cara pengeringan terhadap rendemen dan mutu minyak nilam. Pada penelitian ini dilakukan penyulingan tanaman nilam dengan distilasi air terhadap berbagai variasi sampel; bagian tanaman yaitu daun serta daun+batang, lokasi tumbuh yaitu tanaman nilam yang tumbuh di tempat terbuka dan tanaman nilam yang tumbuh di bawah naungan pohon pinus (teduh), cara pengeringan yaitu pengeringan dengan dijemur selama 22 jam dan pengeringan dengan kering angin selama 6 hari. Analisis yang dilakukan adalah analisis kadar air dalam sampel, rendemen minyak, wama, indeks bias, bilangan asam, bilangan ester, putaran optik dan analisis GC. Percobaan dilakukan secara duplo dan data data yang diperoleh diolah dengan analisis Varian Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap rendemen minyak nilam adalah variabel bagian tanaman dan lokasi tumbuh tanaman nilam nilai karena memberikan f hitung lebih besar dari f table. Variabel bagian tanaman berpengaruh terhadap bilangan ester dan indeks bias. Variabel lokasi tumbuh berpengaruh terhadap bilangan asam dan indeks bias, sedangkan variabel cara pengeringan tanaman nilam tidak memberikan pengaruh terhadap bilangan asam, ester, indeks bias dan putaran optik. Rendemen minyak tertinggi diperoleh pada penyulingan daun, tanaman nilam yang tumbuh di tempat terbuka dan dikeringkan dengan dijemur selama 22 jam yaitu 3.41 dan 3.33 %v/b.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).PENGARUH BAGIAN TANAMAN, LOKASI TUMBUH DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK NILAM ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENGARUH BAGIAN TANAMAN, LOKASI TUMBUH DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK NILAM ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
MLA Style
.PENGARUH BAGIAN TANAMAN, LOKASI TUMBUH DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK NILAM ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
Turabian Style
.PENGARUH BAGIAN TANAMAN, LOKASI TUMBUH DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK NILAM ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text