EVALUASI KINERJA HP – LP STEAM BYPASS PADA PLTU BATUBARA BERKAPASITAS 400 MW
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan bahan bakar batubara merupakan salah satu sumber energi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia. Salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan PLTU adalah optimalisasi kinerja komponen pendukung, seperti High Pressure (HP) Bypass dan Low Pressure (LP) Bypass, terutama saat terjadi kondisi operasi tertentu seperti steam bypass. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja HP – LP bypass pada PLTU batubara dengan kapasitas 400 MW ketika sistem mengalami steam bypass. Metodologi yang digunakan meliputi analisis data operasional, pengolahan data, dan simulasi kondisi steam bypass. Parameter yang dievaluasi meliputi suhu, tekanan, efisiensi perpindahan panas, dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan steam bypass berdampak pada penurunan efisiensi termal pembangkit, peningkatan konsumsi bahan bakar, dan peningkatan beban kerja kondensor. Pengaruh steam bypass terhadap kinerja HP – LP bypass juga menyebabkan fluktuasi suhu dan tekanan, yang berpotensi memperpendek umur komponen jika tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan analisa hasil pengolahan data, diberikan kesimpulan untuk optimalisasi operasional HP – LP bypass serta strategi manajemen steam bypass untuk meminimalkan dampak negatif terhadap kinerja pembangkit. Dengan penerapan langkah-langkah tersebut, diharapkan PLTU dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan keandalan operasional yang lebih baik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).EVALUASI KINERJA HP – LP STEAM BYPASS PADA PLTU BATUBARA BERKAPASITAS 400 MW ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.EVALUASI KINERJA HP – LP STEAM BYPASS PADA PLTU BATUBARA BERKAPASITAS 400 MW ().Teknik Mesin:FTI,2025.Text
MLA Style
.EVALUASI KINERJA HP – LP STEAM BYPASS PADA PLTU BATUBARA BERKAPASITAS 400 MW ().Teknik Mesin:FTI,2025.Text
Turabian Style
.EVALUASI KINERJA HP – LP STEAM BYPASS PADA PLTU BATUBARA BERKAPASITAS 400 MW ().Teknik Mesin:FTI,2025.Text