// <![CDATA[PEMANFAATAN LIMBAH KARDUS BEKAS MENJADI PAPAN KOMPOSIT (FIBERBOARD) YANG DIGUNAKAN UNTUK DINDING KEDAP SUARA SEBAGAI KONTRIBUSI EKONOMI HIJAU]]> Yusril Irwan,S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 YASYAF HAWA / 122020087 Penulis
Seiring perkembangan zaman, pertumbuhan populasi dan perkembangan industri menghasilkan peningkatan jumlah limbah. Peningkatan konsumsi barang kemasan, limbah kardus bekas menjadi salah satu limbah yang banyak digunakan dan jumlahnya terus bertambah. Pemanfaatan limbah kardus bekas menjadi fiberboard yang ramah lingkungan merupakan solusi untuk mengatasi pengurangan limbah dan sebagai kontribusi ekonomi hijau. Kardus bekas di jadikan serbuk dengan mesh 100 kemudian di campur dengan lem poliuretan kemudian dilakukan pengepresan hingga membentuk fiberboard. Fiberboard yang sudah jadi akan di lakukan pengujian akustik dengan metode tabung impedansi sesuai standar ISO 10534-2 untuk mengukur koefisien serapan bunyi pada frekuensi 125 Hz hingga 1600 Hz dengan hasil absorbsi 0,596 (250 Hz), serapan air SNI 03-2105-2006 penyerapan air 5,28% dan 3,43% serta ASTM D-1751 nilai pengembangan 2,6% dan 1,5%, mampu meredam getaran pada frekuensi menengah hingga tinggi (632 Hz-1309 Hz), kekuatan tekan spesimen tebal 4 cm sebesar 9,8 Mpa dan spesiemen tebal 3 cm sebesar 6,49 Mpa serta recovery dengan pemulihan sesuai standar ≥70%. SEM dengan rata-rata kerapatan 16 micron termasuk struktur yang rapat. Diharapkan hasil pengujian menyatakan fiberboard kardus bekas memiliki karakteristik yang bermafaat bagi perkembang teknologi material dan memberikan solusi mengurangi limbah. Kata kunci: Limbah kardus, fiberboard, material peredam suara, standar, tabung impedansi, ukuran mesh, koefisien serap bunyi.