// <![CDATA[ANALISIS ARUS JENUH DENGAN METODE TIME SLICE DAN PKJI 2023 PADA SIMPANG TERUSAN BUAH BATU]]> Thahir Sastrodiningrat, Ir., M.Sc. Dosen Pembimbing 1 SULTAN FADHIL / 222019102 Penulis
Penelitian ini dilatar belakangi karena Bandung merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang membuat Bandung menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa barat. Pertumbuhan penduduk di Kota Bandung tiap tahun kian meningkat yang membuat mobilitas di Kota Bandung juga semakin meningkat, tetapi dengan mobilitas yang meningkat tidak disesuaikan dengan pertumbuhan jalan serta pertumbuhan moda transportasi umum yang memadai. Simpang Terusan Buah Batu merupakan salah satu simpang bersinyal yang menghubungkan jalan Terusan Buah Batu dari arah Bojongsoang, arah kota, dan dari arah pintu keluar Tol Buah Batu. Adanya akses keluar tol, pom bensin, tempat kuliner dan perumahan yang berada di sekitar simpang terusan buah batu tersebut berpengaruh terhadap tingginya volume lalu lintas yang dapat menyebabkan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi arus jenuh dan kinerja simpang Terusan Simpang Buah Batu menggunakan metode Time Slice dan PKJI 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Time Slice dan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 2023. Pengambilan data dilakukan pada hari Selasa dan hari Sabtu Pukul 08.00-09.00. Nilai arus jenuh metode Time Slice yang didapat adalah 4.560 smp dengan hasil tersebut nilai arus jenuh metode Time Slice lebih besar dibandingkan dengan nilai arus jenuh PKJI 2023 yaitu 4200 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan yang didapat pada hari Selasa dan hari Sabtu 0,88 dan 0,93. Panjang antrean didapat sebesar 161 meter dan tundaan sebesar 39 detik/smp pada ruas Jalan Terusan Buah Batu. Ruas Jalan Raya Bojongsoang didapat panjang antrean 114 meter dan tundaan sebesar 49 detik/smp. Ruas Gerbang Tol Buah Batu didapat panjang antrean 39 meter dan tundaan sebesar 82 detik/smp. Kata kunci : Simpang, Time Slice, Arus jenuh.