// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI BERDASARKAN METODE FMEA DAN PDPC DI KONVEKSI ARISTA ENT]]> Ir Yanti Helianty, M.T Dosen Pembimbing 1 M NOVAL SOPYAN / 132018125 Penulis
Konveksi Arista Ent merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri pakaian. Perusahaan saat ini mengalami masalah dimana ditemukannya cacat pada produk yang melebihi toleransi dari perusahaan sebesar 1% dari total produksi. Perusahaan ingin mengurangi jumlah kecacatan yang terjadi dalam upaya memperbaiki kualitas dan meminimasi kerugian yang ditimbulkan oleh perusahaan. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengidentifikasi failure mode, failure effect, cause of failure, menentukan nilai severity, occurrence, dan detection, dan menghitung nilai RPN (Risk Priority Number) untuk melihat jenis cacat yang harus diprioritaskan perbaikannya. Berdasarkan pengolahan dan analisis, terdapat 3 jenis cacat yang diprioritaskan ialah gambar sablon blur, warna sablon tidak merata, dan jahitan tidak lurus atau miring. Usulan perbaikan untuk ketiga jenis cacat tersebut didapat berdasarkan proses analisis menggunakan metode PDPC (Process Decision Program Chart). Kata Kunci : Pengendalian Kualitas. Cacat, FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), PDPC (Process Decision Program Chart)