// <![CDATA[RANCANGAN KANTOR PT DAYA INOVASI MANDIRI DENGAN PENDEKATAN GREEN ERGONOMICS]]> 119940903 - Dr. If. Caecilia Sri Wahyuning, M.T. Dosen Pembimbing 1 MOCHAMAD WILDAN NURZAENI / 132021058 Penulis
Penelitian ini bertujuan untuk merancang kantor PT Daya Inovasi Mandiri dengan pendekatan Green Ergonomics guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kualitas udara dalam ruangan yang buruk akibat penggunaan AC tanpa sistem ventilasi yang optimal, yang menyebabkan munculnya Sick Building Syndrome (SBS) dan menurunkan produktivitas karyawan. Selain itu, kebiasaan karyawan membuka jendela saat AC menyala meningkatkan konsumsi energi dan mempercepat kerusakan filter AC, sehingga biaya operasional meningkat. Pendekatan Green ergonomic digunakan untuk mengatasi permasalahan ini, sedangkan Ergonomic Checkpoints dan 5S digunakan untuk untuk menilai kondisi lingkungan kerja saat ini untuk menentukan kebutuhan dalam rancangan, serta evaluasi hasil rancangan. Penggunaan material ramah lingkungan dengan daya serap panas rendah diterapkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap AC. Tata letak furnitur juga disesuaikan untuk memaksimalkan aliran udara dan pencahayaan alami, sehingga mengurangi kebutuhan penerangan buatan. Hasil rancangan dapat kualitas udara dalam ruangan, mengurangi gejala SBS pada karyawan, serta menekan konsumsi energi secara. Dengan penerapan Green Ergonomics, rancangan kantor tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan produktif bagi karyawan, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui efisiensi energi, peningkatan kualitas udara, serta penggunaan material ramah lingkungan. Integrasi konsep ergonomi memastikan bahwa desain ruang kerja mendukung kesehatan dan kenyamanan pekerja, sementara aspek green memastikan bahwa operasional kantor mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan demikian, rancangan ini mencerminkan keseimbangan antara kesejahteraan manusia dan keberlanjutan ekosistem, sesuai dengan prinsip Green Ergonomics yang mengoptimalkan produktivitas kerja dengan tetpa menjaga kelestarian lingkungan. Kata Kunci: Sick Building Syndrome (SBS), 5S, Ergonomic Checkpoint, Green Ergonomics