// <![CDATA[ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP]]> HERMANTO Dosen Pembimbing 1 Dwi Aryanta, MT. Dosen Pembimbing 2 Marindra Bawono, ST, MSc Dosen Pembimbing 2
sering disebut dengan Next Generation Network (NGN) atau IP multimedia Subsystem (IMS), Pengembangan NGN bertujuan untuk menyediakan suatu jaringan yang terbuka dan mampu memberikan variasi layanan yang terintegrasi. Konsep NGN yang lengkap meliputi juga teknologi tak mungkin diabaikan, yaitu teknologi wireless. Konvergensi dan migrasi teknologi ke Next Generation Network (NGN) yang berdasarkan packet switch membuat jaringan selulaer 2,5 G seperti CDMA 2000 1X beralih ke penggunaan packet based transport melalui sebuah langkah migrasi dari pengantar voice melalui dedicated switched trunk ke pengantar voice melaui core packet network atau bahkan all packet network. CDMA 2000 1X berbasis IP merupakan langkah menuju teknologi NGN yang dapat mengintegrasikan layanan data dan layanan voice dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di masa yang akan datang, disamping memberikan sumbangan yang besar terhadap VoIP, internet dan multimedia. Tugas akhir ini membahas analisa perbandingan kinerja jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis TDM terhadap jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP. Analisa meliputi perbandingan arsitektur jaringan dan parameter-parameter kinerja kedua sistem teknologi tersebut dari sisi teori teletraffic. Dari hasil analisa kinerja jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis TDM terhadap jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP dapat diketahui karakteristik nilai utilisasi perangkat switching pada jaringan CDMA 2000 1X berbasis IP (MSCe) selalu lebih besar 1 % untuk kasus input waktu pendudukan rata-rata tiap pelanggan mulai dari 180 detik sampai dengan 360 detik (50 mErl – 100 mErl), kapasitas total trafik perangkat switching 70000 Erl dan maksimum proses panggilan 1500000 BHCA, perhitungan jumlah pelanggan pada jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis TDM dibatasi oleh saturasi nilai utilisasi MSC (100 %) sedangkan pada jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP perhitungan jumlah pelanggan dibatasi oleh batas saturasi Probabilitas pelanggan mengantri P(Q) dan utilisasi MSCe yang harus kurang dari 100 %. Jumlah kapasitas saluran yang dibutuhkan untuk transmis voice antara BSC dan perangkat switching (MSC) sebesar 131072 kbps = 64 E1dan 49181,44 kbps = 25 E1 untuk saluran antara BSCIP dan MSCe (softswitch CDMA). Kata kunci : NGN, softswitch, CDMA 2000 1X, Teletraffic, TDM, IP