ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP
sering disebut dengan Next Generation Network (NGN) atau IP multimedia Subsystem (IMS),
Pengembangan NGN bertujuan untuk menyediakan suatu jaringan yang terbuka dan mampu
memberikan variasi layanan yang terintegrasi. Konsep NGN yang lengkap meliputi juga
teknologi tak mungkin diabaikan, yaitu teknologi wireless.
Konvergensi dan migrasi teknologi ke Next Generation Network (NGN) yang
berdasarkan packet switch membuat jaringan selulaer 2,5 G seperti CDMA 2000 1X beralih ke
penggunaan packet based transport melalui sebuah langkah migrasi dari pengantar voice melalui
dedicated switched trunk ke pengantar voice melaui core packet network atau bahkan all packet
network. CDMA 2000 1X berbasis IP merupakan langkah menuju teknologi NGN yang dapat
mengintegrasikan layanan data dan layanan voice dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan
pelanggan di masa yang akan datang, disamping memberikan sumbangan yang besar terhadap
VoIP, internet dan multimedia.
Tugas akhir ini membahas analisa perbandingan kinerja jaringan teknologi CDMA 2000
1X berbasis TDM terhadap jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP. Analisa meliputi
perbandingan arsitektur jaringan dan parameter-parameter kinerja kedua sistem teknologi tersebut
dari sisi teori teletraffic. Dari hasil analisa kinerja jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis
TDM terhadap jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP dapat diketahui karakteristik nilai
utilisasi perangkat switching pada jaringan CDMA 2000 1X berbasis IP (MSCe) selalu lebih besar
1 % untuk kasus input waktu pendudukan rata-rata tiap pelanggan mulai dari 180 detik sampai
dengan 360 detik (50 mErl – 100 mErl), kapasitas total trafik perangkat switching 70000 Erl dan
maksimum proses panggilan 1500000 BHCA, perhitungan jumlah pelanggan pada jaringan
teknologi CDMA 2000 1X berbasis TDM dibatasi oleh saturasi nilai utilisasi MSC (100 %)
sedangkan pada jaringan teknologi CDMA 2000 1X berbasis IP perhitungan jumlah pelanggan
dibatasi oleh batas saturasi Probabilitas pelanggan mengantri P(Q) dan utilisasi MSCe yang harus
kurang dari 100 %. Jumlah kapasitas saluran yang dibutuhkan untuk transmis voice antara BSC
dan perangkat switching (MSC) sebesar 131072 kbps = 64 E1dan 49181,44 kbps = 25 E1 untuk
saluran antara BSCIP dan MSCe (softswitch CDMA).
Kata kunci : NGN, softswitch, CDMA 2000 1X, Teletraffic, TDM, IP
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text
MLA Style
.ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text
Turabian Style
.ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN TEKNOLOGI CDMA 2000 1X BERBASIS TDM DAN BERBASIS IP ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text