// <![CDATA[PENGARUH PARAMETER REGULASI PADA SUPPORT VECTOR MACHINE DALAM KLASIFIKASI KODALY HAND SIGN UNTUK ROBOT ANGKLUNG MENGGUNAKAN MEDIAPIPE]]> 120071201 - Uung Ungkawa, Ir., M. T., Dr. Penguji 2 119920101 - Muhammad Ichwan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 120210401 - Galih Rakhmat, S.Si., M.T. Penguji 1 FIKRI RAMADHAN / 152020059 Penulis
Angklung adalah alat musik tradisional Jawa Barat yang terbuat dari bambu dan telah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO sejak tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi dengan angklung guna mendorong pelestarian dan pengembangannya. Robot angklung pada penelitian ini berbasis mikrokontroler dan dikontrol dengan telapak tangan sesuai dengan kodaly hand sign, untuk landmarking tangan dengan menggunakan mediapipe. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan mediapipe, algoritma SVM menjadi yang terbaik, namun penelitian lebih lanjut terkait SVM ini masih berupa membandingkan antar kernel pada algoritma SVM. Padahal parameter regulasi (parameter c) juga memiliki pengaruh terhadap akurasi dari pengklasifikasian dan harus diatur (tuning). Oleh karena itu, pada penelitian ini juga mencari pengaruh parameter regulasi pada algoritme SVM terhadap akurasi dan F1-score pengklasifikasian nada kodaly hand sign. Hasil pemodelan SVM yang terbaik berdasarkan akurasi dan F1-score tertinggi, digunakan untuk robot angklung. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan dataset berupa file .csv yang didapat dari video, dengan total 8045 data. Berdasarkan hasil evaluasi didapat pada model dengan parameter C=1 (default), didapatkan akurasi dan F1-score sebesar 98,93% pada kernel poly. Namun, jika melakukan tuning parameter c pada rentang (sample space) 0.01, 0.1, 1, 10, 50, 100, 200, 300, 500, didapati akurasi sebesar 99,83% dan F1-score 99,94% pada kernel RBF dan c=300. Selain itu, dari penelitian diambil kesimpulan jika nilai parameter C kurang dari 10 menghasilkan model yang lebih jelek dibandingkan yang lain, sedangkan C=10 sudah cukup optimal karena pada model dengan nilai C lebih dari 10 peningkatannya dibawah satu persen. Berdasarkan hasil pengalaman memainkan robot angklung berdasarkan kodaly hand sign, jarak 15 cm sampai 1,5 meter menjadi jarak yang terbaik karena mediapipe dan model SVM mampu bekerja dengan optimal, angklung juga berbunyi tanpa ada delay yang berarti. Kata kunci: Angklung, Kodaly hand sign, Mediapipe, Support Vector Machine (SVM).