Detail Cantuman

ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG

ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG


Konstruksi bawah tanah dilakukan secara berurutan dari bawah ke atas, itulah yang
disebut metode konstruksi bottom-up, yang banyak digunakan dalam konstruksi
bawah tanah. Cara konstruksi ini dimulai dengan pekerjaan pondasi dan penggalian
untuk membangun kolom, balok, pelat hingga atap. Seiring dengan kemajuan
teknologi dan inovasi di bidang konstruksi, bermunculan alternatif metode konstruksi lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pekerjaan. Metode yang diterapkan adalah metode top-down. Pada metode ini, pekerjaan rubanah
dimulai dari lantai paling atas rubanah dan dilanjutkan lapis demi lapis hingga
kedalaman rubanah yang diinginkan, bersamaan dengan operasi penggalian
rubanah. Pekerjaan bawah tanah dapat dilakukan bersamaan dengan pekerjaan
cangkang atas, sehingga mempersingkat masa konstruksi. Kedua metode konstruksi
tersebut mempunyai perbedaan dalam cara kerja dan proses konstruksi sehingga
mempengaruhi biaya dan waktu. Tugas akhir ini membandingkan metode
konstruksi bottom-up dan top-down dari segi biaya dan waktu. Proyek yang diteliti
adalah pembangunan Rubanah Gedung X di Bandung. Untuk kedua metode
tersebut, dilakukan penelitian literatur dan pengumpulan data, analisis praktik,
penghitungan kebutuhan material dan perkakas, analisis produktivitas dan durasi,
serta analisis penghitungan biaya.
Kedua metode tersebut ditinjau dari segi biaya dan waktu. Untuk membandingkan
kedua metode konstruksi tersebut dibutuhkan gambar kerja untuk perhitungan
volume, metode pelaksanaan dari masing-masing metode, koefisien pengali dari
Permen PUPR Nomor 28/PRT/M/2016 dan harga satuan alat dan material untuk
menghitung biaya konstruksi, serta durasi pekerjaan. Dari data tersebut diolah
menjadi kebutuhan biaya konstruksi kedua metode berdasarkan Permen PUPR
vii
Insitut Teknologi Nasional
Nomor 28/PRT/M/2016 dan durasi penjadwalan yang tersaji dalam barchart. Kedua
metode dibandingkan berdasarkan metode kerja, kebutuhan biaya konstruksi, dan
durasi pekerjaannya.
Kata Kunci : Bottom-up kontruksi, Top-down kontruksi, analisa pengaruh metode
bottom-up dan top-down pada pekerjaan basement.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ADE IRFAN MUHARRAM / 222018198 - Personal Name
Katarina Rini Ratnayanti, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 2881SI/25
Subyek Bottom-up kontruksi, Top-down kontruksi, analisa p
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2024
Jurusan Teknik Sipil
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2024).ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG().Teknik Sipil:FTSP

.ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG().Teknik Sipil:FTSP,2024.

.ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG().Teknik Sipil:FTSP,2024.

.ANALISA PENGARUH METODE BOTTOM-UP DAN TOP-DOWN TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG X DI BANDUNG().Teknik Sipil:FTSP,2024.

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id