// <![CDATA[PERBANDINGAN PEMODELAN PILE SLAB PLAXIS 2D DAN PLAXIS 3D PADA TANAH LUNAK (STUDI KASUS JEMBATAN SEI RAMBUT)]]> Dian Astriani Arwan Ilyas, S.T., M.T Penulis MUHAMMAD RAQIL DWI SAPUTRA / 222019121 Penulis
Jembatan Sei Rambut merupakan salah satu infrastruktur yang dibangun di atas tanah lunak sehingga memerlukan sebuah metode yang optimal. Salah satu metode yang digunakan pada jembatan ini adalah struktur pile slab. Dimana pada penelitian ini menganalisis pile slab menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D dan Plaxis 3D. Penelitian ini berfokus pada titik PS 50 sampai PS 56 di Jembatan Sei Rambut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil antara kedua pemodelan dalam hal penurunan, perpindahan lateral, dan bending moment tiang. Analisis perbandingan pada program Plaxis 2D dilakukan dengan menggunakan model material embedded beam dan plate untuk struktur tiang fondasi dan slab serta hardening soil sebagai model tanah. Pemodelan yang dilakukan yaitu plane strain dengan arah melintang dan memanjang struktur. Sementara itu, pemodelan Plaxis 3D menggunakan model material yang sama untuk fondasi, slab, dan tanah guna mendapatkan hasil yang lebih realistis. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai penurunan dan perpindahan lateral pada pemodelan 2D lebih besar dibandingkan pemodelan 3D. Selisih penurunan berkisar 45,16% - 72,03% pada pemodelan 2D melintang, dan 68,90% - 77,52% untuk pemodelan 2D memanjang. Untuk perpindahan lateral, selisih 2,42% - 77,75% pada arah melintang dan 56,91% - 86,74% pada arah memanjang. Sebaliknya, nilai bending moment pada pemodelan 3D lebih besar dibandingkan 2D, dengan selisih 94,94% - 98,02% untuk arah melintang dan 43,65% - 89,77% untuk arah memanjang.