// <![CDATA[PENENTUAN RATA-RATA WAKTU PENYELESAIAN BAK KAROSERI DENGAN MENGGUNAKAN METODE GERT]]> Drs. R. Hari Adianto, MT. Dosen Pembimbing 1 Ir. Lisye Fitria., MT. Dosen Pembimbing 2 MOHAMAD SOPYAN ASSAURI / 131999127 Penulis
Pada dasarnya proses produksi, proses pengendalian kualitas dan proses-proses yang terdapat dalam suatu sistem produksi merupakan proses yang bersifat stokastik atau memiliki keadaan yang tidak tetap dan senantiasa berubah. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan tidak dapat menentukan secara pasti rencana waktu penyelesaian aktivitas produksi dan jumlah produk yang akan dihasilkan. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menghitung rata-rata waktu penyelesaian produk. PT. Hajar Saputra adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi bak karoseri, produk tersebut diproduksi berdasarkan pesanan yang diterima oleh perusahaan (job order). Dalam me1akukan rencana kegiatan produksi, perusahaan tidak memperhitungkan adanya proses-proses yang mengalami pengerjaan ulang (rework) dan bentuk distribusi yang terjadi pada setiap aktivitas. Hal tersebut mengakibatkan bertambahnya waktu penyelesaian produksi bak karoseri dari rencana semula, sehingga perusahaan sering mengalami keterlambatan penyerahan pesanan kepada pihak konsumen. Tugas akhir ini ditujukan untuk menghitung rata-rata dan varians waktu penyelesaian produksi bak karoseri dengan menggunakan metoda analisis jaringan kerja GERT (Graphical Evaluation and Review Technique) yaitu metoda yang mengkombinasikan disiplin teori Flowgraph, MGF (Moment Generating Function) dan PERT (Project Evaluation and Review Tachnique). Perhitungan dengan menggunakan metoda GERT didapatkan nilai rata-rata waktu penyelesaian produksi bak karoseri sebesar 1.298,106 menit dengan nilai varians sebesar 760,1875 menif. Rata-rata waktu penyelesaian terbesar (waktu siklus) dari stasiun kerja yang merupakan kecepatan produksi bak karoseri di PT. Hajar Saputra sebesar 734,609 menit dengan nilai varians 242,9412 menif. Setelah dilakukan pengelompokan stasiun kerja, rata-rata waktu penyelesaian terbesar ( waktu siklus) dari stasiun kerja menjadi 207, 17 menit dengan nilai varians 19,6097 menif. Setelah didapatkan nilai rata-rata dan varians maka dapat ditentukan waktu penyelesaian pesanan bak karoseri sebanyak 30 buah sesuai dengan kapasitas jam kerja reguler yang tersedia di PT. Hajar Saputra. Waktu penyelesaian tersebut adalah sebagai berikut: r:Jr Sebelum dilakukan penelitian perusahaan menetapkan waktu penyelesaian pesanan bak karoseri sebanyak 30 buah adalah 45 hari kerja. r:Jr Hasil penelitian menggunakan metoda GERT (sebelum dilakukan pengelompokan stasiun kerja) waktu penyelesaian pesanan bak karoseri sebanyak 30 buah adalah 46 hari kerja, apabila ditambahkan nilai varians sebagai toleransi adalah 43 hari kerja sampai dengan 49 hari kerja. r:Jr Hasil penelitian menggunakan metoda GERT (setelah dilakukan pengelompokan stasiun kerja) waktu penyelesaian pesanan bak karoseri sebanyak 30 buah adalah 13 hari kerja, apabila ditambahkan nilai varians sebagai toleransi adalah 13 hari kerja sampai dengan 14 hari kerja. Metoda GERT memberikan hasil perhitungan yang akurat dalam menentukan nilai rata-rata waktu penyelesaian suatu produk, hal ยท tersebut dikarenakan metoda GERT memperhitungkan proses-proses yang mengalami pengerjaan ulang (rework) dan memperhatikan bentuk distribusi dari setiap aktivitas yang terjadi. Hasil perhitungan dan analisa mengunakan metoda GERT dalam menentukan waktu penyelesaian pesanan diharapkan menjadi masukan untuk PT. Hajar Saputra sebagai dasar perencanaan selanjutnya.