// <![CDATA[PEMBANGUNAN PROYEK GEDUNG RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SARTIKA ASIH MENGGUNAKAN METODE HIRAC]]> Katarina Rini Ratnayanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 REFANZA IMAWAN PUTRA / 222020195 Penulis
Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat setiap tahunnya, termasuk dalam sektor konstruksi gedung. Namun, kemajuan ini diiringi dengan tantangan besar terkait keselamatan kerja karena proyek konstruksi memiliki risiko kecelakaan yang tinggi, seperti cedera, kerugian finansial, hingga kematian. Dalam konteks ini, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas utama untuk menjamin keselamatan tenaga kerja. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis dan mengelola risiko adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Control (HIRAC), yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko-risiko yang terkait dengan proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih serta mengidentifikasi risiko yang paling dominan. Penelitian ini merupakan pengembangan dari kajian sebelumnya, dengan menggunakan metode HIRAC untuk mengevaluasi potensi bahaya dalam berbagai tahap proyek. Identifikasi dilakukan terhadap faktor risiko seperti pekerjaan di ketinggian, penggunaan alat berat, dan pengerjaan struktur bangunan, yang sering kali memiliki tingkat risiko tinggi dalam sektor konstruksi. Hasil analisis menunjukkan terdapat 96 identifikasi risiko pekerjaan pada proyek pembangunan gedung tersebut, dengan beberapa risiko dominan yang teridentifikasi, yaitu P34, P50, P58, dan P82. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan program K3 yang lebih efektif untuk sektor konstruksi di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan risiko dan implementasi strategi mitigasi guna mencapai zero accident pada proyek konstruksi