// <![CDATA[PENGARUH METODE CURING TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER DENGAN CAMPURAN FLY ASH DAN LIMBAH KARBIT]]> 0415128905 - Erma Desmaliana, S.T.,M.T Dosen Pembimbing 1 TAUFIK HIDAYATTULLOH / 222021173 Penulis
Sebagai upaya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, mortar geopolimer hadir sebagai inovasi material konstruksi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah industri, salah satunya adalah limbah karbit. Kandungan dalam limbah karbit, yaitu silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃), berperan sebagai bahan pozzolan yang mendukung proses reaksi geopolimerisasi. Penelitin ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi subtitusi fly ash dengan limbah karbit sebesar 0%, 20%, 40%, dan 60%. Penelitian ini menggunakan metode perawatan (curing) terhadap kekuatan mortar geopolimer, digunakan tiga jenis metode perawatan, yaitu curing steam (uap panas air), curing membrane (pembungkus plastik kedap air), dan curing oven ( pengeringan dengan suhu tinggi di oven). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7,14, dan 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa campuran 40% fly ash dan 40% limbah kabit pada curing steam menghasilkan kuat tekan maksimum sebesar 25,764 MPa pada umur 28 hari.