PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP STETOSKOP ELEKTRONIK BERBASIS PC (PERSONAL COMPUTER)
Dalam laporan tugas akhir ini dibahas secara lengkap mengenai perancangan dan realisasi prototip stetoskop elektronik berbasis PC. Prototip ini dirancang untuk menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dari stetoskop akustik. Prototip stetoskop elektronik ini juga dilengkapi dengan fungsi pengaturan penguatan untuk mengendalikan penguatan yang dibutuhkan. Prototip ini juga memiliki 4 pemilihan mode auskultasi, yaitu : mode normal, mode respiratory, mode cardiac, dan mode wheeze. Program audio-visual auskultasi stetoskop elektronik telah dikembangkan untuk melengkapi prototip ini.
Prototip ini menggunakan mikropon kondenser elektret, pre-amplifier, wide band pass filter, selektor mode, 4 mode auskultasi (terdiri dari 1 buffer dan 3 filter), penguat daya audio, dan speaker dinamik. Bunyi jantung dan/atau suara pernapasan diterima oleh mikropon dan dikuatkan sebesar 4 kali oleh pre-amplifier. Wide band pass filter memiliki band frekuensi dari 20 Hz hingga 2 kHz, dengan menggunakan penguat operasional TL082. Selektor mode, yang dibentuk oleh decoder 74LS139 dan logic switch CD4066, meneruskan sinyal ke salah satu dari 4 mode auskultasi yang dipilih. Mode-mode tersebut dibentuk dengan menggunakan LF347 untuk menghasilkan 4 frekuensi yang spesifik : mode normal (20 Hz – 2 kHz), mode respiratory (150 Hz – 2 kHz), mode cardiac (20 Hz – 660 Hz), dan mode wheeze (60 Hz – 2 kHz). Sinyal diteruskan ke tahap selanjutnya, yaitu penguat audio LM386, yang akan menguatkan sinyal sebesar 20 kali (atau 26 dB). Jika prototip ini digunakan tanpa PC, maka dapat digunakan speaker dinamik, sebagai tranduser, yang menghasilkan sinyal suara yang telah diproses. Baik mikropon maupun speaker akan diletakkan di dalam slang karet stetoskop. Dua buah batere rechargeable 9V digunakan sebagai catu daya sehingga prototip dapat bersifat portable. Untuk merekam suara auskultasi, prototip ini perlu dihubungkan ke PC yang telah di-install program audio-visual auskultasi stetoskop elektronik, dan juga untuk merekam identitas pasien ke dalam basis data.
Sejumlah pengujian telah berhasil dilakukan terhadap prototip tersebut. Pengujian perangkat keras dilakukan untuk menghitung penguatan maksimum dan mengukur frekuensi kerja dari prototip untuk setiap mode auskultasi. Dari pengujian tersebut, penguatan maksimum rata-rata adalah sebesar 88 kali (atau 38,8 dB). Frekuensi kerja dari setiap mode auskultasi : mode normal (19,69 Hz – 1,988 kHz), mode respiratory (143,7 Hz – 2,016 kHz), mode cardiac (19,42 Hz – 641,0 Hz), dan mode wheeze (57,14 Hz – 2,016 kHz). Frekuensi-frekuensi ini sudah cukup mendekati frekuensi spesifikasi (perbedaan antara 0,6% - 4,7% dari spesifikasi). Perangkat lunak telah diuji dan berhasil merekam data suara auskultasi dan identitas pasien dengan baik, serta menyimpan dan memutar-ulang file suara.
Untuk pengembangan lebih lanjut, sejumlah perbaikan masih diperlukan. Sebagai contoh, menambahkan penyimpanan data sementara yang dapat menyimpan beberapa data auskultasi dan peraga grafik LCD untuk memvisualisasikan suara, jika digunakan tanpa PC.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP STETOSKOP ELEKTRONIK BERBASIS PC (PERSONAL COMPUTER) ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP STETOSKOP ELEKTRONIK BERBASIS PC (PERSONAL COMPUTER) ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP STETOSKOP ELEKTRONIK BERBASIS PC (PERSONAL COMPUTER) ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP STETOSKOP ELEKTRONIK BERBASIS PC (PERSONAL COMPUTER) ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text