// <![CDATA[ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KARET DI KABUPATEN GARUT MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST]]> Dr. Ir, Hary Nugroho, M.T. Dosen Pembimbing 1 DEA RISKA DEVIANA / 232020017 Penulis
Indonesia merupakan produsen karet terbesar kedua di dunia setelah Thailand, namun produktivitasnya menurun akibat penanaman di lahan yang tidak sesuai. Hingga saat ini belum banyak dilakukan analisis kesesuaian lahan tanaman karet di Kabupaten Garut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas tanaman karet di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya karet menggunakan algoritma Random forest. Data yang digunakan mencakup batas administrasi, titik sampel karet dan non-karet, serta parameter lingkungan seperti kemiringan lereng, suhu, pH tanah (H₂O), bahaya erosi, tekstur tanah, dan kedalaman tanah. Model menghasilkan klasifikasi dua kelas, yaitu sesuai (1) dan tidak sesuai (0), dengan akurasi 95,23% pada data uji dan 92,5% pada data validasi. Analisis spasial menunjukkan luas lahan sesuai sebesar 163.887,38 Ha (52,77%), dan lahan tidak sesuai 146.683,59 Ha (47,23%). Hasil akurasi model dan validasi yang melebihi 85% menunjukkan bahwa model ini mampu memberikan informasi yang cukup akurat dalam klasifikasi kesesuaian lahan karet di Kabupaten Garut.