// <![CDATA[ANALISIS DAYA TAMPUNG DESAIN WADUK LAUT GALANG – GALANG BARU BATAM UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BAKU PADA DEFISIT AIR MAKSIMUM]]> Ni Made Rai Ratih Cahya Perbani, S.T., M.Si. Dosen Pembimbing 1 AGUNG PUTRA PAMUNGKAS / 232023619 Penulis
Batam, sebagai kawasan strategis nasional, mengalami peningkatan kebutuhan air baku seiring pertumbuhan penduduk dan ekonomi. Proyeksi menunjukkan defisit air baku pada tahun 2029, dengan kebutuhan mencapai 26,58 juta m³ pada tahun 2047. Penelitian ini menganalisis daya tampung desain alternatif Waduk Laut Galang–Galang Baru di Batam untuk memenuhi kebutuhan air baku pada defisit maksimum. Metode penelitian menggunakan analisis cut and fill dengan GIS untuk menghitung kapasitas tampungan lima alternatif desain waduk. Data kontur dan DEM digunakan untuk menentukan elevasi maksimum, kapasitas tampungan, luas genangan, dan elevasi rencana optimal. Hasil menunjukkan bahwa dari lima alternatif, hanya alternatif 1 dan 3 yang dapat memenuhi kebutuhan air baku pada kondisi eksisting hingga tahun 2047. Alternatif 1 memiliki kapasitas 97,83 juta m³ dan maksimum 243,91 juta m³ pada elevasi +5 m. Alternatif 3 memiliki kapasitas 37,64 juta m³ dan maksimum 74,71 juta m³ pada elevasi +3 m. Alternatif 4 hanya memenuhi kebutuhan pada kondisi rencana dengan kapasitas maksimum 50,01 juta m³, sedangkan alternatif 2 dan 5 hanya mampu memenuhi kebutuhan air hingga tahun 2029 dengan kapasitas masing-masing 6,81 juta m³ dan 5,26 juta m³ pada elevasi maksimum +3 m. Kesimpulannya, alternatif 1 dan 3 direkomendasikan untuk kondisi eksisting, sedangkan alternatif 1, 3, dan 4 dapat menjadi pilihan strategis untuk rencana pembangunan Waduk Laut Galang–Galang Baru dalam pemenuhan kebutuhan air hingga tahun 2047.