ANALISIS PERHITUNGAN LUAS LAHAN JALAN BERBASIS UAV DAN GPS
PLTA adalah sistem pembangkit listrik umumnya dibangun di daerah dengan ketersediaan air yang melimpah dan memiliki perbedaan ketinggian yang signifikan, seperti di hulu sungai atau dekat bendungan besar. Di kabupaten Karo, PLTA merupakan salah satu aspek penting sehingga pemetaannya harus dipastikan akurasinya. Ketidakakuratan dalam pengukuran luas lahan dapat mengakibatkan
konsekuensi yang signifikan terhadap biaya ganti rugi lahan, biaya pembangunan dan efisiensi operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA) secara keseluruhan. Oleh karena itu dengan adanya pemanfaatan kemajuan teknologi pemetaan telah menyebabkan munculnya berbagai metodologi survei, yang masing-masing memberikan tingkat akurasi dan efisiensi yang berarti. Salah satu nya yaitu Global Positioning System (GPS) telah banyak diaplikasikan dalam metode survei terrestrial untuk penilaian lahan karena kapasitasnya untuk memperoleh koordinat yang sangat akurat. Dalam penelitian ini digunakan pengukuran perbandingan dengan metode pendekatan survei terrestrial dan fotogrametri. Perbandingan ini berupaya untuk menawarkan rekomendasi metode pengukuran yang paling efisien dan tepat untuk proyek tersebut. Hasil yang didapat bisa disimpulkan bahwa perbedaan luas antara metode GPS dan UAV tidak berbanding jauh dan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode UAV bisa digunakan untuk perhitungan luas dengan biaya operasional yang minim.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).ANALISIS PERHITUNGAN LUAS LAHAN JALAN BERBASIS UAV DAN GPS ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PERHITUNGAN LUAS LAHAN JALAN BERBASIS UAV DAN GPS ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text
MLA Style
.ANALISIS PERHITUNGAN LUAS LAHAN JALAN BERBASIS UAV DAN GPS ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.ANALISIS PERHITUNGAN LUAS LAHAN JALAN BERBASIS UAV DAN GPS ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text