// <![CDATA[TINGKAT KERUGIAN AKIBAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN BANJARWANGI KABUPATEN GARUT]]> Akhmad Setiobudi, Ir, M.T. Dosen Pembimbing 1 RAIZAN RAHMAYADI SYAUQI / 242018084 Penulis
Daerah Banjarwangi memiliki morfologi perbukitan curam dengan relief yang bervariasi dari sedang hingga tinggi. Longsor sering terjadi selama musim hujan di kawasan perbukitan ini, dimana sebagian besar tanah terlepas dari lokasi asalnya dan mengalir ke bawah, menyebabkan kerugian serta gangguan terhadap kehidupan dan harta benda masyarakat (Sitorus, Bejo and Muzambiq, 2021). Tujuan dari penelitian mengetahui tingkat kerugian akibat tanah longsor di Kecamatan Banjarwangi. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan yang lebih baik dalam merencanakan tata ruang wilayah, sehingga potensi kerugian akibat bencana tanah longsor di Kabupaten Garut dapat diminimalisir. Desa dengan kerugian fisik dan ekonomi yang lebih tinggi menunjukkan potensi kerugian yang lebih besar, yang mengindikasikan perlunya upaya mitigasi yang lebih intensif, terutama di desa dengan kelas bahaya rendah dan sedang.