// <![CDATA[PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN DAN INDEKS HIJAU BIRU INDONESIA (IHBI) STUDI KASUS:]]> Dr. Enni Lindia Mayona, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 DEWI TSABITAH / 242021007 Penulis
Ruang Terbuka Hijau memiliki fungsi sangat penting untuk kehidupan manusia, sebagai paru-paru kota serta untuk resapan air. Proporsi sesuai Peraturan Menteri ATR/KBPN No.14 Tahun 2022, RTH paling sedikit 30% dari luas wilayah kota dan dapat dikaji berdasarkan RTH, RTNH dan RTB. Kecamatan Gedebage Berdasarkan Perda RDTR Kota Bandung No.29 Tahun 2024-2044 direncanakan sebagai Pusat Pelayanan Kota Bandung Timur untuk menciptakan keseimbangan pembangunan. Potensi meningkatnya kawasan terbangun semakin tinggi dibanding RTH, karena tentu akan memprioritaskan kegiatan pelayanan, permukiman, dan komersial. Maka dari itu, perlunya kajian pengembangan RTH di Kecamatan Gedebage untuk menyelaraskan keseimbangan lingkungan perkembangan aktivitas perkotaan. Tujuan penelitian merumuskan pengembangan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen dan Indeks Hijau Biru Indonesia yang dilakukan sesuai kebijakan penyediaan RTH saat ini. Metode yang digunakan kuantitatif, dengan mengolah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, permintaan data, dan tinjauan literatur. Hasilnya, pengembangan dan optimalisasi RTH di prioritaskan pada Kelurahan Rancabolang, Kelurahan Cimincrang dan Kelurahan Rancanumpang, karena memiliki kebutuhan oksigen cukup tinggi dan RTH IHBI yang memiliki potensi untuk ditingkatkan, dengan memanfaatkan lahan potensial yang tersedia. Oleh karena itu, upaya pemenuhan kebutuhan RTH Berdasarkan IHBI sangat penting untuk direalisasikan.