// <![CDATA[PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PROSES PERENCANAAN KAWASAN TEKNOPOLIS DI KECAMATAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG]]> KAYLA PUTRISANI CHOTIMI / 242021020 Penulis Dr. Ir. Sadar Yuni Raharjo, M.T. Dosen Pembimbing 1
Kecamatan Gedebage direncanakan sebagai lokasi pengembangan kawasan teknopolis dalam rangka mewujudkan smart city. Kawasan Teknopolis telah direncanakan oleh pemerintah kota Bandung dalam Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2015 dan telah diperbarui pada Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 29 Tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Namun, dalam pelaksanaannya, keterlibatan masyarakat lokal belum berjalan maksimal. Indikasi bahwa partisipasi masyarakat lokal masih rendah dalam perencanaan kawasan Teknopolis di Kecamatan Gedebage terlihat dari keterlibatan yang terbatas hanya melalui perwakilan formal, minimnya akses informasi langsung, dominasi pengambilan keputusan oleh pemerintah atau pengembang, absennya evaluasi partisipatif, serta hambatan sosial dan ekonomi yang mengurangi keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Padahal, partisipasi masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan teknopolis di Gedebage, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan memakai desain penelitian exploratory sequential adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada warga, tokoh masyarakat, dan pihak pemerintah, serta kuantitatif melalui kuesioner tertutup. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, bentuk partisipasi masyarakat lebih banyak ide dan tenaga fisik, sedangkan tingkat bersifat pasif, seperti hadir dalam sosialisasi atau konsultasi, tanpa terlibat dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kawasan teknopolis tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat dilibatkan secara aktif dan bermakna dalam prosesnya.