// <![CDATA[PERENCANAAN MIKROSEL INDOOR SISTEM GSM PADA RUMAH SAKIT HUSADA UTAMA SURABAYA.]]> BUDI MULYONO / 11.1999.125 / EL Dosen Pembimbing 1
Pada beberapa tahun belakangan ini, jumlah pelanggan sistem komunikasi selular meningkat dengan pesat dan tidak hanya berada pada daerah terbuka atau areal jalanan, namun juga berada pada daerah di dalam gedung. Dengan semakin meningkatnya pembangunan yang di ikuti dengan semakin banyaknya gedung-gedung bertingkat, maka perlu di perhatikan dengan seksama masalah pencakupan jaringan dalam gedung agar sinyal penerimaan di dalam gedung dan kualitas cakupan yang di hasilkan mempunyai kualitas yang baik. Untuk pencakupan jaringan di dalam gedung dilakukan dengan cara menempatkan perangkat selular yg khusus di dalam gedung dan mendistribusikan sinyal selular melalui antena-antena yang di tempatkan pada masing-masing lantai gedung. Cara ini di sebut sebagai Sistem Mikrosel Dalam Ruangan (Microcell indoor). Sistem mikrosel indoor adalah suatu sistem penyaluran sinyal selular yg di khususkan untuk pencakupan di dalam gedung dengan menempatkan sebuah Base Transceiver Station (BTS) di dalam gedung dan sinyal di distribusikan dengan menggunakan antena pada masing-masing lantai gedung. Tujuan utama penerapan sistem mikrosel indoor adalah untuk meningkakan kualitas sinyal penerimaan dan kualitas cakupan dalam gedung. Penerapan sistem mikrosel dalam ruangan pada sistem selular GSM di gedung Rumah Sakit Husada Utama Surabaya yang merupakan suatu gedung penyedia layanan kesehatan berlantai empat belas yang terletak di tengah kota Surabaya menghasilkan peningkatan kualitas sinyal penerimaan yg lebih baik dari sistem mikrosel di luar gedung yaitu kuat sinyal penerimaan minimum dari sistem mikrosel indoor lebih kuat dari sinyal yang berasal dari sistem mikrosel outdoor pada masing-masing lantai gedung, serta kualitas cakupan di dalam gedung meningkat dari 52.30% yang dapat di hasilkan sistem mikrosel di luar gedung menjadi > 95 % yang dapat di hasilkan sistem mikrosel dalam ruangan atau meningkat sebesar 47.7%.