// <![CDATA[KAJIAN EVALUASI PENENTUAN TITIK SAMPLING AIR SUNGAI CIDANAU PADA PROGRAM PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI BANTEN]]> SASKIA SUSILAWATI / 252020042 Penulis Iwan Juwana, S.T., M. EM., Ph.D. Dosen Pembimbing 1
Penentuan titik sampling menjadi salah satu ketentuan yang harus diperhatikan dengan baik. Ketidakakuratan lokasi titik sampling dapat menyebabkan hasil data yang tidak representatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil titik sampel aliran Sungai Cidanau Provinsi Banten pada titik sampling DLHK Provinsi Banten dan titik sampling yang diusulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian titik sampling, kualitas air, status mutu air, dan daya tampung beban pencemar dengan menggunakan parameter fisika dan kimia, diantaranya suhu, pH, BOD, COD, dan TSS serta penentuan status mutu air dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penambahan empat titik sampling berdasarkan buku Water Quality Monitoring Manual dan SNI 8995:2021 sehingga pengambilan titik sampling menjadi delapan titik. Kondisi kualitas air Sungai Cidanau secara fisika dan kimia memiliki hasil bervariasi, dimana yang memenuhi standar baku mutu yaitu suhu dan TSS. Tingkat pencemaran DAS Cidanau dengan metode Indeks Pencemaran termasuk dalam kategori cemar ringan yaitu titik sampling DLHK Provinsi Banten sebesar 1,12, titik sampling usulan sebesar 1,63, dan titik sampling gabungan 1,37. Beban pencemar yang memiliki kontribusi paling besar pada DAS Cidanau yaitu sektor domestik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan mengenai penentuan titik sampling kepada DLHK Provinsi Banten dalam meningkatkan program kualitas air Sungai Cidanau.