// <![CDATA[IDENTIFIKASI KONSENTRASI LOGAM BERAT KROMIUM (Cr-TOTAL) PADA SEDIMEN DI SUNGAI CIWALEN DAN CIHALIWUNG]]> 0403097502 - Dr. Eka Wardani S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 BADRUL FAIZIN / 252018123 Penulis
Sungai Cimanuk merupakan salah satu sungai besar yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat. Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk merupakan salah satu penopang utama sumber daya air di Jawa Barat. DAS Cimanuk Garut mengalami kerusakan akibat aktivitas penambangan pasir yang sudah berlangsung belasan tahun. Selain aktivitas penambangan, adanya industri penyamakan kulit di Kabupaten Garut menyebabkan kualitas air sungai Cimanuk semakin menurun, karena sebagian besar limbah yang dihasilkan dalam kegiatan penyamakan tersebut di buang ke Sungai Ciwalen dan Cihaliwung tanpa melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah. Industri penyamakan kulit merupakan industri yang menggunakan senyawa Krom Sulfat pada proses produksinya, sehingga limbah cair dari industri ini termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) karena mengandung senyawa Krom. Transport sedimen di sungai Ciwalen dan Cihaliwung menggunakan konsentrasi kromium total. Data yang digunakan mencakup kecepatan aliran 2,57 m/s, suhu air 20°C, dan diameter sedimen 0,00059 m. Melalui interpolasi linear, kecepatan kinematis air dihitung sebesar 0,427 x 10-6 ft/s, dan shear velocity (U*) sebesar 0,109 m/s. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa transport sedimen di titik 1 adalah 0,0078 Ton/hari, dengan titik 5 mencatat nilai tertinggi sebesar 0,5792 Ton/hari. Pemetaan dan pengelompokan transport sedimen berdasarkan kelas interval memberikan informasi untuk pengelolaan kualitas lingkungan.