// <![CDATA[BIODEGRADASI SENYAWA NONYLPHENOL DENGAN Bacillus cereus DAN BAKTERI KONSORSIUM MENGGUNAKAN SISTEM BATCH]]> Syifa Sofia Mutmainah / 252019098 Penulis Prof. Dr. Ir. Etih Hartati, M.T. Dosen Pembimbing 1 Dewi Nilawati, S.Si., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing 2
Nonylphenol termasuk senyawa xenobiotic yang paparannya dapat menimbulkan masalah karena hidrofobisitasnya, nonylphenol dapat bertahan dan terakumulasi di lingkungan dan selanjutnya menyebabkan penyakit berbahaya. Pengembangan teknologi untuk menghilangkan nonylphenol dari air sangat diperlukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui penyisihan nonylphenol dengan pengolahan biologi yang memanfaatkan mikroorganisme yaitu bakteri Bacillus cereus yang berasal dari Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta dan bakteri konsorsium yang merupakan hasil isolasi dari lumpur sungai Citarum, dan melakukn analisa komunitas bakteri. Proses biodegradasi dilakukan secara batch dengan reactor berupa Erlenmeyer 250 ml dengan volume operasional 150 ml, diinkubasi selama 7 hari dengan pengamatan per 24 jam, variasi konsentrasi nonylphenol yaitu 10, 20 dan 40 ppm, digunakan variasi tanpa dan dengan penambahan sumber karbon yaitu nutrient borth. Parameter yang diuji meliputi pH, optical density (OD), onylphenol, dan analisa komunitas bakteri. Berdasarkan hasil uji nilai pH optimum untuk pertumbuhan bakteri berada pada rentang 7-9, nilai optical density tertinggi yang menunjukkan pertumbuhan bakteri yaitu 1,4, dan efisiensi penyisihan nonylphenol tertinggi oleh Bacillus cereus yaitu 83,97% variasi 20 ppm dengan penambahan nutrient broth, sedangkan oleh bakteri konsorsium yaitu 84,75% variasi 10 ppm, dengan penambahan nutrient broth. Potensi mikroba yang dapat berperan dalam penyisihan senyawa nonylphenol dari hasil analisis komunitas bakteri didapatkan distribusi kelimpahan relatif 10 besar genus bakteri, dan genus Sphingobium quisquiliarum memiliki kelimpahan relatif tertinggi yaitu 24%.