// <![CDATA[ANALISIS AKTIVITAS PERTANIAN TERHADAP KUALITAS TANAH DAN AIR SUNGAI PADA LAHAN PERTANIAN DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN KADUDAMPIT KABUPATEN SUKABUMI]]> 0421077802 - Kancitra Pharmawati ST, MT. Dosen Pembimbing 1 HELMI AVISTA / 252019108 Penulis
Desa Sukamaju merupakan salah satu Desa yang memiliki lahan pertanian cukup luas di Kecamatan Kadudampit dengan fokus pertanian yaitu perkebunan hortikultura. Hal tersebut membuat penggunaan pupuk kimia yang mengandung nitrogen, fosfor dan kalium menjadi tinggi. Penurunan kualitas tanah dan air sungai salah satunya disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kualitas tanah dari aktivitas pertanian, menghitung potensi beban pencemar sektor pertanian dan melakukan pemodelan hidrologi SWAT. Metode pengambilan titik sampling mengacu pada modul dasar ilmu tanah dengan metode skoring lowery yang digunakan untuk pengukuran indikator kualitas tanah berdasarkan sifat kimia tanah yaitu pH, kapasitas tukar kation, c-organik, nitrogen, fosfor, kalium dan sifat fisika tanah yaitu komposisi fraksi. Perhitungan potensi beban pencemar dari sektor pertanian dilakukan untuk mengidentifikasi potensi beban pencemar dengan melakukan pemodelan hidrologi SWAT untuk mensimulasikan parameter total nitrogen dan total fosfor pada aliran air sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah tergolong masam, kapasitas tukar kation tanah rendah, c-organik rendah, nitrogen sangat tinggi, fosfor sangat tinggi, kalium sangat tinggi dengan nilai rata-rata 2,3 yaitu kurang sehat. Selain itu, parameter fisika tanah yaitu komposisi fraksi pasir 47,07%, fraksi debu 37,77% dan fraksi liat 15,21% memiliki tekstur tanah lempung berpasir. Hasil perhitungan dari potensi beban pencemar sektor pertanian untuk parameter BOD 0,312 kg/hari, total nitrogen 0,029 kg/hari, total fosfor 0,014 kg/hari dan TSS 0,015 kg/hari. Hasil simulasi pemodelan pada tahun 2023 diperoleh konsentrasi total nitrogen dari data model pada tiap subbasin sebesar 40,17 mg/l, 5,187 mg/l dan 16,46 mg/l. Sedangkan konsentrasi total fosfor sebesar 11,51 mg/l, 1,186 mg/l 4,141 mg/l. Validasi dilakukan dengan verifikasi uji statistik RMSE yang memiliki nilai rata-rata total nitrogen sebesar 16,58 dan total fosfor sebesar 6,71. Hal ini menunjukan bahwa data hasil model dengan data observasi menunjukan hasil model yang kurang akurat.