// <![CDATA[POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH PEMBALUT SEKALI PAKAI SEBAGAI BAHAN BAKAR MINYAK ALTERNATIF]]> 0403047803 - Moh Rangga Sururi., S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Dr. Novi Fitria, S.Si., M.T. Dosen Pembimbing 2 SHEILA NOVELLA ARVENIA / 252020002 Penulis
Mengingat jumlah penggunaannya yang tinggi dan waktu penguraiannya yang sangat lama limbah pembalut sekali pakai dapat menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Pembalut sekali pakai sulit terdegradasi secara alami karena tersusun atas lapisan dasar berupa plastik sintetik non-biodegradable. Pirolisis dapat mengkonversi pembalut sekali pakai menjadi salah satu produk berupa minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelarut terhadap karakteristik minyak hasil pirolisis pembalut sekali pakai. Pada penelitian ini, sampel pembalut perendaman sampel menggunakan pelarut (etilen glikol dan n-heksana) selama 24 jam, kemudian dilakukan proses pirolisis selama 1 jam sampai suhu 350oC. Minyak hasil pirolisis dianalisis berat jenis, viskositas, dan titik nyala. Minyak yang diperoleh dari hasil pirolisis adalah 18,83 ml (kontrol), 51,17 ml (etilen glikol), dan 16,17 ml (n-heksana). Hasil analisis statistik menunjukkan pelarut berpengaruh signifikan terhadap berat jenis, viskositas, dan titik nyala. Dibandingkan dengan standar bahan bakar cair minyak tanah, solar, dan bensin, kualitas minyak belum memenuhi syarat terutama pada parameter berat jenis. Sehingga diperlukan pengolahan lanjutan berupa pemurnian minyak agar kualitas minyak yang didapatkan lebih baik.