// <![CDATA[IMPLEMENTASI RENCANA PENGAMANAN AIR MINUM (RPAM) DI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) ALIAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA BUMI SENTOSA KABUPATEN KEBUMEN]]> Dr. Mohamad Rangga Sururi, S.T, M.T. Penulis TAZKIA SAFITRI NUGRAHA / 252020050 Penulis
Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) merupakan cara untuk memastikan keamanan suplai air minum secara konsisten dari sumber hingga ke sambungan rumah. RPAM menggunakan pendekatan analisa dan manajemen risiko dan menjadi strategi penting yang dimuat dalam RPJMN yaitu air minum aman jaringan perpipaan pada tahun 2030 sebesar 45%. SPAM Alian dipilih sebagai penyusunan dokumen RPAM pertama di Kabupaten Kebumen karena telah menggunakan unit pengolahan air secara lengkap serta memiliki permasalah terhadap kekeruhan dan tekanan yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan penyusunan dokumen RPAM dimulai dari modul 2 hingga modul 9, dengan inti dari penyusunan dokumen RPAM terdapat pada pemantauan operasional. Proses pemantauan operasional menggunakan data performa kualitas air, observasi lapangan, dan simulasi hidrolis jaringan distribusi untuk membantu menentukan potensi kejadian bahaya yang terjadi di SPAM Alian. Implementasi RPAM yang dihasilkan dari analisis risiko di SPAM Alian, yaitu mengidentifikasi 113 kejadian bahaya dengan tipe bahaya fisik, kimia, dan mikrobiologi. Tindakan pengendalian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang beragam, sehingga diperlukan rencana perbaikan lanjutan. Dari 22 kejadian bahaya yang telah diimplementasikan rencana perbaikannya, menunjukkan hasil yang efektif dalam meminimalisir kejadian bahaya yang terjadi. Monitoring operasional yang rutin dilakukan mencakup pengukuran kualitas air, tekanan, serta simulasi hidrolis untuk memastikan kualitas air tetap terjaga dan berjalan secara efektif. Perbaikan yang dapat dilakukan pada SPAM Alian, yaitu penggunaan kran jenis fixed style, alat pemantau kebocoran, penentuan dosis optimal koagulan, penambahan PRV, dan reinjeksi klor.