// <![CDATA[PENENTUAN SUMBER AIR BAKU ALTERNATIF UNTUK PERLUASAN PELAYANAN AIR MINUM DI KOTA TASIKMALAYA]]> 0403097502 - Dr. Eka Wardani S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 IHSAN FATURAHMAN / 252020067 Penulis
Sungai Ciwulan dan Citanduy merupakan sungai yang mengapit Kota Tasikmalaya. Pelayanan air minum di Kota Tasikmalaya hanya sebesar 20%. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tasikmalaya pada tahun 2011-2031 pengembangan potensi sumber air baku untuk air minum di Kota Tasikmalaya yaitu memanfaatkan Sungai Ciwulan dan Citanduy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dari segi kualitas dan kuantitas air sungai tersebut untuk dijadikan sumber air baku alternatif. Parameter kualitas air sungai dibandingkan dengan baku mutu kelas I PP No. 22/2021, dan status mutu air sungai menggunakan Metode Indeks Pencemaran berdasarkan KepMenLH No. 115/2003. Parameter kuantitas air terbagi menjadi kebutuhan air masyarakat Kota Tasikmalaya berdasarkan kriteria Ditjen Cipta Karya PU, 1996 dan ketersediaan air sungai menggunakan metode debit andalan Weibull. Terdapat 7 dari 20 parameter di Sungai Ciwulan dan 7 dari 23 parameter di Sungai Citanduy yang melebihi baku mutu parameter tersebut yaitu Warna, TSS, DO, BOD, COD, Besi, Fluorida, Mangan, Nitrit, Fecal Coliform dan Total Coliform. Status mutu kedua sungai termasuk kedalam kategori tercemar ringan, sedangkan kebutuhan air Kota Tasikmalaya tahun 2031 dan 2045 masing-masing sebesar 1,62 m3/detik dan 1,88 m3/detik. Ketersedian air di Sungai Ciwulan 2,26 m3/detik dan Sungai Citanduy 2,03 m3/detik. Rekomendasi unit penyisihan yaitu intake, koagulasi, flokulasi, aerasi, sedimentasi, filtrasi, desinfeksi, reservoir dan sludge drying bed. Status daya dukung Sungai Ciwulan pada tahun 2031 dan 2045 masing-masing yaitu surplus sebesar 0,08 m3/detik dan defisit 0,05 m3/detik. Sungai Citanduy defisit sebesar 0,90 m3/detik dan defisit 1 m3/detik.