// <![CDATA[PERANCANGAN ECOPESANTREN DENGAN PENERAPAN METODE ATUMIC PADA ARSITEKTUR USTMANI DAN ARSITEKTUR TROPIS DI DESA CIBURIAL KABUPATEN BANDUNG]]> Erwin Yuniar, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ALMAN ZAKY ADRYAN / 212020117 Penulis
Pesantren merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan Islam yang telah lama berkembang di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Sejak abad ke-14, pesantren telah menjadi pusat pembelajaran agama dan pembentukan karakter santri, seiring dengan kedatangan Sheikh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik sebagai salah satu Walisongo generasi pertama. Hingga saat ini, pesantren terus berkembang, terutama di provinsi dengan jumlah santri yang tinggi, seperti Jawa Timur dan Jawa Barat. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis Islam, pembangunan boarding school di Kecamatan Ciburial, Kabupaten Bandung, dinilai sangat potensial. Dengan luas lahan mencapai 40.000 m² (± 4 Ha), proyek ini memerlukan perancangan yang matang berdasarkan studi kelayakan geografis, demografi, jenis kurikulum, serta budaya dan sejarah setempat. Sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan tempat tinggal dan pembelajaran, boarding school ini dirancang untuk memberikan lingkungan belajar yang kondusif serta membentuk karakter santri sesuai dengan nilai-nilai agama. Agar dapat memenuhi kebutuhan santri secara optimal, desain arsitektur pesantren ini mengusung konsep perpaduan antara gaya arsitektur Utsmani yang megah dan elegan dengan arsitektur tropis yang sesuai dengan iklim Indonesia. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis, tetapi juga menciptakan ekologi yang positif. Dengan konsep tersebut, pesantren berbasis ekologi ini diharapkan menjadi model pendidikan Islam yang modern, bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Selain memberikan manfaat bagi santri dan tenaga pengajar, keberadaannya juga dihara