// <![CDATA[PERANCANGAN GEDUNG KESENIAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN DI KOTA BARU PARAHYANGAN]]> Nur Laela Latifah, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ELIAN SETYAWAN EDISON / 212020159 Penulis
bertambah, hal ini memunculkan kebutuhan fasilitas penunjang untuk mewadahi kegiatan tersebut. Di Jawa Barat khususnya di Bandung, banyak terdapat seniman lokal yang sangat beragam ciri khas karakternya masing-masing. Dengan adanya pelaku seni maka hadir juga pihak kedua yaitu penikmat seni yang berperan sebagai apresiator karya-karya yang disajikan oleh para seniman. Dua faktor tersebut sangat cukup menjadi dasar untuk dibangunnya fasilitas umum yang dapat berperan mewujudkan aspirasi tersebut. Fasilitas ini memiliki dua aspek peran yaitu pada aspek hiburan dan industri kreatif serta aspek pendidikan, maka perlu dibuat gedung pusat kesenian di Bandung khususnya di Kota Baru Parahyangan sesuai dengan visinya untuk menjadi kota yang berwawasan pendidikan dan berkelanjutan. Kota Baru parahyangan hingga saat ini masih belum memiliki fasilitas gedung kesenian yang benar-benar representatif untuk mewujudkan visi dan misinya, maka layak dibangun fasilitas tersebut menggunakan konsep desain arsitektur modern. Desain yang dihasilkan diharapkan dapat menunjang kebutuhan dalam kurun waktu beberapa dekade pada masa depan, dengan menerapkan efisiensi ruang dalam dan ruang luar serta kesederhanaan yang mutlak dalam proses perancangannya. Gedung pusat kesenian ini kemudian diharapkan juga menjadi ikon Jawa Barat dan kebanggaan masyarakat Bandung akan kayanya kreatifitas dan pendidikan yang dimilikinya.