PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH AKTUAL PADA TRANSFORMATOR II - IBT 31 MVA 150 / 70 KV.
Transformator sebagai salah satu peralatan listrik pada sistem tenaga listrik
berperan utama dalam menyalurkan energi. Oleh karena itu, transformator dituntut
untuk dapat bekerja tanpa gangguan akan tetapi, dalam kenyataannya gangguan
tegangan lebih dan gangguan arus lebih selalu terjadi pada transformator hal ini dapat
menyebabkan terganggunya kontinuitas penyaluran energi ke konsumen. Salah satu
penyebab gangguan arus lebih adalah hubung singkat yaitu, hubung singkat tiga fasa,
dua fasa, dan satu fasa ke tanah. Untuk mengamankan transformator dari gangguan
arus lebih maka dibutuhkan suatu sistem proteksi berupa pengetanahan netral
transformator dan rangkaian rele proteksi untuk mentrip pemutus tenaga (PMT).
Dalam mendesain rangkaian rele proteksi dibutuhkan suatu studi tentang
gangguan yang berupa perhitungan besarnya arus gangguan hubung singkat 3 fasa, 2
fasa, dan 1 fasa ke tanah serta perhitungan waktu yang diperlukan oleh rele untuk
bekerja. Laporan tugas akhir ini membahas mengenai perhitungan setting rele OCR
dan GFR, dimana perhitungan yang dilakukan dimaksudkan untuk mempertimbangkan
kelayakan penggunaan rele arus lebih (Over Current Relay) maupun rele gangguan
tanah (Ground Faulth Relay) pada trafo II-IBT agar setting waktu aktual (tS ) rele
bekerja pada standar yang telah ditentukan yaitu tS £ 2 detik. Parameter yang
dibutuhkan dalam melakukan perhitungan setting waktu aktual adalah TMS (Time
Multiplier Setting), setting arus dari rele proteksi, dan arus gangguan antar fasa untuk
perhitungan setting aktual dari rele arus lebih dan arus gangguan satu fasa ke tanah
untuk perhitungan setting aktual dari rele gangguan tanah.
Untuk mengurangi kemungkinan kerusakan akibat gangguan hubung singkat
digunakan sistem pentanahan titik netral melalui tahanan dan sistem proteksi dengan
pemasangan rele differensial sebagai rele proteksi utama pada transformator, dimana
fungsi utama-nya adalah mendeteksi adanya gangguan hubung singkat antar fasa dan
antar fasa ke tanah sedangkan rele arus lebih (OCR) dan rele gangguan tanah (GFR)
berfungsi sebagai rele cadangan pada transformator yang akan membuka pemutus
(PMT) sehingga bagian yang mengalami gangguan dapat dipisahkan dari rangkaian
sistem.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH AKTUAL PADA TRANSFORMATOR II - IBT 31 MVA 150 / 70 KV. ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH AKTUAL PADA TRANSFORMATOR II - IBT 31 MVA 150 / 70 KV. ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text
MLA Style
.PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH AKTUAL PADA TRANSFORMATOR II - IBT 31 MVA 150 / 70 KV. ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text
Turabian Style
.PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH AKTUAL PADA TRANSFORMATOR II - IBT 31 MVA 150 / 70 KV. ().Teknik Elektro:FTI,2007.Text